PPATK Dukung Peningkatan Kesadaran UMKM terhadap Keamanan Transaksi Digital dalam Inisiatif Pintar Bareng GoPay

Jumat, 29 Mei 2026, 15:27 WIB

DENPASAR – Menjawab kebutuhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) akan pemahaman keuangan dan keamanan transaksi digital, GoPay bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menghadirkan program edukasi keuangan Pintar Bareng GoPay di Bali.

Program ini mengajak 150 pelaku UMKM di Bali untuk memahami dasar pengelolaan keuangan, keamanan transaksi digital, serta berbagai pilihan permodalan digital yang dapat dimanfaatkan secara bijak dan bertanggung jawab melalui pendekatan yang relevan dan mudah dipahami.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. istimewa

Peserta juga dibekali pemahaman mengenai risiko penyalahgunaan usaha untuk aktivitas ilegal yang memiliki konsekuensi hukum, seperti judi online dan pencucian uang.

Selain sesi edukasi, peserta turut diperkenalkan dengan berbagai solusi keuangan digital dari GoPay yang mudah diakses, transparan, dan aman guna mendukung pengembangan usaha yang lebih berkelanjutan.

Head of Corporate Affairs GoPay, Audrey P. Petriny, mengatakan bahwa literasi finansial dan keamanan transaksi digital menjadi fondasi penting agar UMKM dapat tumbuh sehat dan berkelanjutan. “Perkembangan UMKM tidak hanya bergantung pada kemampuan mengelola keuangan, tetapi juga pemahaman menjalankan usaha secara aman di era digital. Melalui Pintar Bareng GoPay bersama OJK, BI, PPATK, dan AFPI, kami ingin membantu pelaku UMKM memperkuat fondasi bisnis sekaligus memahami peluang dan risiko teknologi keuangan digital,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/5).

Dalam sesi edukasi, PPATK menegaskan pentingnya kewaspadaan pelaku usaha terhadap potensi penyalahgunaan rekening maupun transaksi, seiring meningkatnya modus kejahatan keuangan yang menyasar pelaku usaha kecil yang belum memiliki pencatatan keuangan yang rapi.

“UMKM perlu memastikan setiap transaksi yang terjadi dalam usahanya benar-benar berasal dari aktivitas bisnis yang sah. Kewaspadaan terhadap pola transaksi yang tidak wajar penting untuk mencegah keterlibatan tanpa sengaja dalam tindak pencucian uang maupun pendanaan aktivitas ilegal,” ujar Rizki Hendrawan, Tenaga Ahli Bidang Pelaporan dan Pengawasan Kepatuhan PPATK.

Ia menambahkan bahwa peningkatan literasi anti pencucian uang menjadi kunci agar pelaku UMKM tidak terjebak dalam rantai kejahatan finansial, termasuk judi online yang sering memanfaatkan rekening pihak ketiga.

20260529152347_WhatsApp-Image-2026-05-29-at-15.20.18.jpeg

“Edukasi dan literasi menjadi bagian penting agar UMKM memahami risiko penyalahgunaan transaksi dan tidak terjebak dalam lingkaran tersebut. Kami mengapresiasi inisiatif GoPay yang turut berkontribusi dalam meningkatkan pemahaman ini,” tutupnya.

Kegiatan Pintar Bareng GoPay kali ini, juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Gerakan Nasional Anti-Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (GERNAS APU PPT) yang diinisiasi PPATK. Dengan demikian GoPay turut berperan aktif meningkatkan literasi masyarakat mengenai transaksi digital yang aman, transparan, dan bertanggung jawab sehingga dapat turut mendukung terciptanya ekosistem ekonomi digital yang aman, sehat, dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

Gubernur Pramono Sebut Keluarga Kuat dan Masyarakat Peduli Jadi Kunci Kerukunan Jakarta

Dua Anggota Polisi Jadi Korban Pengeroyokan saat Karnaval HUT RI di Blora

BNPB Perkuat OMC-Armada Pemadaman Karhutla di Kalimantan

Panen Durian dan Manggis di Lebak Serap Ribuan Tenaga Kerja

Labuan Bajo Normal Pascagempa NTT, Kemenpar Minta Aktivitas Wisata Utamakan Keselamatan

Nicolas Cage Akhirnya akan Kembali dalam National Treasure 3

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.