La Liga: Alaves dan Sevilla Buka Awali Musim Baru dengan Kemenangan Dramatis
Senin, 17 Agu 2026, 00:05 WIBVITORIA â Deportivo Alaves dan Sevilla mengawali perjalanan di La Liga 2026-27 dengan kemenangan. Alaves tampil meyakinkan dengan menundukkan Getafe 3-0, sementara Sevilla harus menunggu hingga masa tambahan waktu untuk memastikan kemenangan 2-1 atas Rayo Vallecano, Minggu (16/8).
Kemenangan tersebut menjadi pembuka yang menjanjikan bagi kedua tim dalam musim baru kompetisi kasta tertinggi sepak bola Spanyol.
Bermain di kandang sendiri, Alaves mendapat keuntungan besar setelah Getafe kehilangan Kiko Femenia akibat kartu merah menjelang akhir babak pertama. Femenia diusir wasit karena melakukan tekel dengan kaki terangkat yang dinilai membahayakan lawan.
Keunggulan jumlah pemain baru benar-benar dimanfaatkan Alaves pada babak kedua. Setelah berkali-kali menekan pertahanan tim tamu, Nahuel Tenaglia akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-73.
Bek Alaves tersebut menyambut umpan dari sisi lapangan dengan sundulan yang menggetarkan gawang Getafe. Gol itu membuat tuan rumah semakin percaya diri sekaligus memaksa Getafe bermain lebih terbuka.
Dalam situasi tersebut, Alaves semakin leluasa mengeksploitasi ruang di lini belakang lawan.
Mantan penyerang Real Madrid, Mariano Diaz, kemudian menggandakan keunggulan Alaves pada masa tambahan waktu. Penyerang berpengalaman itu melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau kiper Getafe.
Getafe yang sudah kehilangan kendali kemudian benar-benar runtuh.
Mikel Rodriguez mencetak gol ketiga beberapa saat kemudian setelah mendapat umpan dari Mariano. Alaves pun menutup pertandingan dengan kemenangan telak 3-0.
Hasil tersebut menjadi awal ideal bagi tim asuhan Quique Sanchez Flores untuk menatap musim baru.
Drama lebih besar terjadi di Ramon Sanchez-Pizjuan ketika Sevilla menjamu Rayo Vallecano.
Tuan rumah justru memulai pertandingan dengan buruk. Kesalahan koordinasi di lini pertahanan Sevilla memberikan ruang kepada Alvaro Garcia untuk masuk ke kotak penalti dan membuka keunggulan Rayo pada awal pertandingan.
Sevilla harus bekerja keras mengejar ketertinggalan. Setelah gagal menciptakan banyak peluang pada babak pertama, tim asuhan Luis Garcia meningkatkan tekanan selepas turun minum.
Usaha tersebut membuahkan hasil ketika Jon Guridi menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti.
Namun, drama belum berakhir. Sevilla harus bermain dengan 10 orang setelah Kike Salas menerima kartu merah hanya dua menit sebelum waktu normal berakhir. Situasi tersebut seharusnya menjadi keuntungan besar bagi Rayo.
Akan tetapi, Sevilla justru menemukan gol kemenangan pada momen paling menentukan.
Pada masa tambahan waktu, Robbie Ure dijatuhkan di dalam kotak penalti. Wasit langsung menunjuk titik putih dan memberikan peluang emas bagi Sevilla untuk mencuri tiga poin.
Peque, mantan pemain akademi Barcelona, maju sebagai eksekutor.
Dengan tenang ia melepaskan tembakan keras ke pojok atas gawang. Kiper Rayo tak mampu menjangkaunya.
Gol tersebut memastikan kemenangan dramatis 2-1 bagi Sevilla sekaligus mengawali musim dengan tiga poin.
Bagi Luis Garcia, kemenangan itu menjadi modal penting karena Sevilla menunjukkan karakter untuk bangkit meski sempat tertinggal dan harus bermain dengan 10 pemain pada penghujung pertandingan.
Berita Terkait:
-
Kebakaran 20 Hektare Lahan Kering di Sabu Raijua NTT Diduga Akibat Sisa Pembakaran Sampah
-
Noskova, Kegemilangan Pemain Muda di Wimbledon
-
BPBD Ciamis Ingatkan Masyarakat, Sudah 4 Anak Tenggelam di Sungai Sebulan Terakhir
-
Pemetaan Sumber Air Baku untuk Antisipasi Kekeringan
-
Warga Palangka Raya Hadapi Pemadaman Listrik Bergilir
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.