Tiongkok dan Russia akan Gelar Latihan AL Gabungan

Senin, 06 Jul 2026, 02:10 WIB

BEIJING - Tiongkok dan Russia akan menggelar latihan angkatan laut gabungan tahunan mereka bulan ini dan melakukan patroli di wilayah Samudra Pasifik yang tidak ditentukan, kata Kementerian Pertahanan Tiongkok pada Minggu (5/7).

Moskwa dan Beijing memiliki hubungan ekonomi dan diplomatik yang erat, dengan hubungan mereka diperkuat oleh penentangan bersama terhadap tatanan global yang didominasi oleh Amerika Serikat (AS).

Ket. Foto: Sebuah kapal perang Russia berlayar di Sungai Neva di Saint Petersburg saat parade militer pada Juli 2024 lalu. Pasda Minggu (5/7), Kementerian Pertahanan Tiongkok mengumumkan bahwa Tiongkok dan Russia akan menggelar latihan angkatan laut gabungan tahunan di perairan dan wilayah udara lepas pantai Qingdao. — Sumber: AFP/Olga MALTSEVA

Militer Tiongkok dan Russia telah mengadakan latihan gabungan secara rutin dalam beberapa tahun terakhir, sebuah kemitraan yang dipandang dengan curiga oleh pemerintah Barat dan beberapa pemerintah lainnya seiring berlanjutnya perang Moskwa di Ukraina.

“Angkatan laut kedua negara akan berpartisipasi dalam latihan maritim gabungan 2026 di perairan dan wilayah udara lepas pantai Qingdao, sebuah pelabuhan militer utama dan resor tepi laut di timur Tiongkok,” demikian pernyataan Kementerian Pertahanan Tiongkok.

"Setelah latihan tersebut, beberapa pasukan dari kedua belah pihak akan melakukan patroli maritim gabungan di wilayah-wilayah terkait di Samudra Pasifik. Latihan gabungan ini bertujuan untuk bersama-sama menanggapi tantangan keamanan dan menjaga perdamaian serta stabilitas regional," imbuh pernyataan tersebut, tanpa merinci tentang skala mobilisasi militer.

Latihan militer ini dilakukan sekitar dua bulan setelah Presiden Russia, Vladimir Putin, mengunjungi Tiongkok. Putin mengatakan pada saat itu hubungan kedua negara telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, sementara pemimpin Tiongkok Xi Jinping memuji kemitraan yang tak tergoyahkan.

Beijing dan Moskwa diketahui telah mengadakan latihan maritim bersama sejak tahun 2012, dan tahun lalu latihan gabungan digelar di dekat pelabuhan Vladivostok di Russia timur yang juga diikuti oleh patroli bersama di Pasifik.

Tiongkok tidak pernah mengecam invasi Russia ke Ukraina pada tahun 2022, tetapi Beijing bersikeras bahwa mereka adalah pihak netral dan secara teratur menyerukan perundingan perdamaian. Banyak sekutu Barat Ukraina, termasuk AS, bahkan percaya bahwa Beijing telah memberikan dukungan kepada upaya perang Moskwa. SB/AFP/I-1

  • Qingdao

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP, Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.