Kemdiktisaintek Siapkan Tenaga Pendidik Terbaik bagi SMA Unggul Garuda
Senin, 06 Jul 2026, 12:04 WIBJAKARTA â Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menyiapkan tenaga pendidik terbaik untuk SMA Unggul Garuda melalui kegiatan lokakarya dan persiapan intensif yang digelar beberapa waktu lalu.
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie, dalam keterangan di Jakarta, Senin (06/7), menekankan bahwa SMA Unggul Garuda merupakan investasi jangka panjang negara untuk menyiapkan sumber daya manusia terbaik yang akan membawa Indonesia menjadi bangsa maju.
"Sekolah Garuda adalah visi mulia Bapak Presiden. Kunci Sekolah Garuda adalah Bapak dan Ibu sekalian, para pendidiknya. Saya memiliki harapan dan kepercayaan bahwa para pendidik yang telah melalui seleksi ketat ini akan melahirkan pemimpin unggul masa depan yang memiliki wawasan global dan kepekaan lokal," katanya.
Wamen Stella menambahkan keberhasilan SMA Unggul Garuda tidak hanya ditentukan oleh fasilitas dan kurikulum yang berkualitas, tetapi terutama oleh kualitas para pendidik yang menjadi teladan bagi para siswa.
Karena itu, pemerintah menempatkan proses seleksi tenaga pendidik sebagai salah satu tahapan paling penting dalam pembangunan sekolah tersebut.
Sementara, Wamendiktisaintek Fauzan mengajak seluruh pendidik SMA Unggul Garuda untuk menjadikan integritas sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas.
Wamen Fauzan mengingatkan pendidikan unggul harus dibangun di atas keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kesehatan mental, dan kematangan karakter.
"Unggul tidak hanya cukup sehat dan tidak cukup hanya cerdas, tetapi harus dikunci dengan kewarasan. Waras berarti memiliki integritas, tanggung jawab kepada negara, masyarakat, dan keluarga," ujarnya.
Wamen Fauzan juga menegaskan bahwa para pendidik SMA Unggul Garuda saat ini berada pada posisi strategis sebagai kelompok terpilih yang akan menentukan budaya dan arah pengembangan sekolah.
Oleh sebab itu, mereka dituntut untuk terus belajar, beradaptasi, dan menjadi contoh bagi para peserta didik dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Diketahui, Kegiatan yang diikuti oleh 54 pendidik dari empat SMA Unggul Garuda itu berlangsung selama empat hari (29 Juni hingga 2 Juli 2026), membahas tentang kurikulum, tata kelola sekolah, sistem asrama, penguatan karakter, hingga strategi transisi menuju standar pendidikan internasional. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari persiapan operasional sekolah menjelang dimulainya tahun ajaran baru.
Pembekalan ini menghasilkan sejumlah dokumen penting sebagai fondasi operasional sekolah, antara lain Kurikulum Satuan Pendidikan, panduan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), regulasi asrama, indikator kinerja utama, perencanaan Learning Management System (LMS), hingga strategi transisi menuju kurikulum International Baccalaureate (IB).
Selain itu, peserta juga memperoleh berbagai referensi praktik baik pendidikan global, termasuk strategi peningkatan kemampuan bahasa dan akademik siswa, pengembangan Learning Management System (LMS), pemanfaatan e-library dan e-journal, serta penguatan layanan college counselor untuk mendukung lulusan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi terbaik dunia.
- SMA Unggul Garuda
- Kemdiktisaintek
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gerakan Ayo Bersepeda Diluncurkan Bupati Gowa, ASN Diajak Kurangi Kemacetan
-
Catat Tanggalnya, Puncak Arus Mudik Lebaran Diprediksi 18 Maret 2026
-
Polres Metro Bekasi Ungkap Kasus Peredaran Hexymer dan Tramadol Ilegal
-
Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Janjikan Sapu Bersih Laga di Kandang
-
Kanada Konfirmasi Kasus Hantavirus Pertama
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.