- Home
-
- Luar Negeri
-
- Kanada Konfirmasi Kasus Ha...
Kanada Konfirmasi Kasus Hantavirus Pertama
Minggu, 17 Mei 2026, 05:42 WIBBRITISH COLUMBIA - Para pejabat Kanada mengatakan pada hari Sabtu (16/5) bahwa salah satu dari empat warga Kanada yang saat ini menjalani karantina di British Columbia setelah berada di atas kapal pesiar tempat wabah terjadi, dinyatakan positif terinfeksi virus tersebut.
Dari The Guardian, berbicara pada konferensi pers , Bonnie Henry, petugas kesehatan provinsi British Columbia, mengatakan bahwa individu tersebut mengalami gejala ringan, termasuk demam dan sakit kepala, dua hari yang lalu, dan bahwa individu tersebut dan pasangannya, yang juga berada di kapal pesiar tempat mereka mengisolasi diri bersama, dipindahkan ke rumah sakit di Victoria untuk penilaian dan pengujian.
Henry mengatakan bahwa pada Jumat malam, hasil tes untuk individu yang mengalami gejala ringan menunjukkan hasil positif, meskipun ia menekankan bahwa hasil tersebut saat ini "disebut sebagai positif sementara" dan sampel telah dikirim ke laboratorium mikrobiologi nasional di Winnipeg untuk pengujian konfirmasi. Hasil dari tes tersebut diharapkan akan dikonfirmasi selama akhir pekan, kata Henry.
âJelas ini bukan yang kami harapkan, tetapi ini yang telah kami rencanakan,â kata Henry.
âKondisi pasien stabil, dan gejalanya masih ringan saat ini,â kata Henry. âDan mereka masih dirawat di rumah sakit, dalam isolasi, dipantau dan menerima perawatan sesuai kebutuhan.â
Pasangan pasien tersebut dinyatakan negatif, tetapi juga akan tetap dirawat di rumah sakit untuk pemantauan dan penilaian lebih lanjut, kata Henry.
Sebagai tindakan pencegahan, menurut Henry, individu ketiga yang telah mengisolasi diri di penginapan yang sama juga telah dipindahkan ke rumah sakit untuk dipantau. Orang keempat terus mengisolasi diri di rumah di bawah pengawasan harian, katanya.
Keempat warga Kanada yang berada di atas kapal pesiar Belanda MV Hondius , tempat terjadinya wabah hantavirus , tiba di Victoria pada 10 Mei, kata Henry, menambahkan bahwa setibanya di sana, keempatnya diperiksa dan tidak satu pun dari mereka menunjukkan gejala apa pun pada saat itu.
Mereka langsung dipindahkan ke penginapan untuk memulai masa karantina minimal selama 21 hari.
Organisasi Kesehatan Dunia merekomendasikan masa karantina selama 42 hari.
Sejak 11 April, tiga orang yang berada di atas kapal pesiar tersebut meninggal dunia akibat dugaan infeksi hantavirus, termasuk pasangan suami istri asal Belanda dan seorang wanita asal Jerman.
- Hantavirus
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Palembang Uji Napas Baru: CFD Hadir di Ikon Jembatan Ampera, Catat Tanggal Mulainya!
-
Bersihkan Lingkungan! Dinkes Tangsel Minta Warga Waspadai Risiko Terpapar Hantavirus
-
Spanyol Izinkan Kapal Pesiar yang Terjangkit Hantavirus Berlabuh di Kepulauan Canary.
-
Polres Karimun Patroli di SPBU Antisipasi Kepanikan Pembelian BBM
-
Wabah Misterius di Kapal Pesiar Atlantik: 3 Tewas, Hantavirus Diduga Jadi Penyebab
-
Arus Mudik Tol Cikampek Padat, Jasa Marga Minta Pemudik Cek CCTV dan Travoy
-
Dinkes DIY Pastikan Belum Ada Kasus Hantavirus Hingga Awal Mei 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.