Geliat Baru Afghanistan: Gencarkan Ekstraksi Tambang Demi Bangkit dari Keterpurukan

Senin, 06 Jul 2026, 19:52 WIB

KABUL - Kementerian Pertambangan dan Perminyakan Afghanistan pada Minggu (5/7) menandatangani kontrak senilai 89,06 juta dolar AS untuk ekstraksi emas aluvial di Provinsi Takhar, Afghanistan utara. Langkah ini bertujuan untuk mendorong aktivitas ekonomi dan menciptakan lapangan kerja yang sangat dibutuhkan.

Perjanjian konsesi selama 10 tahun tersebut mencakup sektor Shul Dara dan Warchi di Distrik Chah Ab, dengan ketentuan bahwa 40 persen royalti harus disetorkan kepada pemerintah Afghanistan, menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh kementerian tersebut.

Selain ekstraksi emas, proyek-proyek tersebut diperkirakan dapat menciptakan lapangan kerja langsung maupun tidak langsung bagi 7.000 warga Afghanistan, serta mencakup inisiatif layanan sosial dan program pembangunan masyarakat di wilayah sekitarnya, imbuh pernyataan itu.

Entitas yang menandatangani kontrak juga berkomitmen mengalokasikan 2 juta dolar AS untuk proyek kesejahteraan masyarakat dan pembangunan sosial, menunjukkan komitmen untuk memberikan manfaat kepada masyarakat setempat selain eksploitasi sumber daya.

Perjanjian tersebut merupakan yang terbaru dalam serangkaian kontrak pertambangan yang ditandatangani pemerintah Afghanistan untuk mendiversifikasi pendapatan, mendorong aktivitas ekonomi, dan menyediakan peluang kerja di tengah kesulitan ekonomi yang masih berlanjut. Ant

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.