Generasi Muda Diajak Jadi Duta Wisata, Aceh Selatan Siapkan Talenta Promosi Daerah
Sabtu, 04 Jul 2026, 09:50 WIBBANDA ACEH â Promosi pariwisata kini bukan lagi sekadar memperkenalkan destinasi, tetapi juga membangun pengalaman yang membuat wisatawan tertarik untuk datang dan kembali berkunjung.
Perpaduan antara keindahan alam, kekayaan budaya, kuliner khas, hingga penyelenggaraan berbagai acara menjadi cara efektif untuk meningkatkan daya tarik sebuah daerah di tengah persaingan destinasi yang semakin ketat.
Di sisi lain, promosi yang konsisten turut memberikan dampak ekonomi yang luas. Semakin banyak wisatawan yang datang, semakin besar pula peluang bagi pelaku UMKM, industri kreatif, perhotelan, transportasi, hingga masyarakat lokal untuk menikmati manfaat dari meningkatnya aktivitas pariwisata.
Karena itu, promosi yang tepat sasaran menjadi investasi penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Aceh Selatan mengajak generasi muda di daerah itu menjadi duta wisata dan budaya serta aktif mempromosikan pariwisata di kabupaten pesisir barat selatan Provinsi Aceh tersebut.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan Munharsam di Aceh Selatan, Jumat (3/7), mengatakan duta wisata memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam memperkenalkan daya tarik dan membangun citra positif daerah serta menginspirasi generasi muda mencintai dan melestarikan budaya lokal.
"Kami mengajak generasi muda di Kabupaten Aceh Selatan menjadi duta wisata dalam memajukan pariwisata daerah serta mencintai dan melestarikan budaya lokal," kata Munharsam.
Di Provinsi Aceh maupun Kabupaten Aceh Selatan, kata dia, duta wisata dikenal dengan sebutan Agam Inong. Saat ini, Ikatan Keluarga Agam Inong Kabupaten Aceh Selatan membuka pendaftaran pemilihan Agam Inong 2026.
Menurut dia, pemilihan tersebut merupakan agenda tahunan yang bertujuan mencari generasi muda terbaik untuk menjadi duta wisata dan budaya. Serta berperan aktif dalam mempromosikan potensi pariwisata, seni, adat istiadat, serta kearifan lokal Kabupaten Aceh Selatan.
"Pemilihan duta wisata tersebut bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah pembinaan generasi muda agar mampu menjadi sosok yang berkarakter, berwawasan, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap pelestarian warisan budaya daerah," katanya.
Munharsam mengharapkan pemilihan tersebut dapat melahirkan generasi muda yang memahami sejarah, budaya, adat istiadat, serta potensi pariwisata Kabupaten Aceh Selatan.
"Duta wisata ini diharapkan mampu menjadi representasi daerah dalam mempromosikan destinasi wisata dan kekayaan budaya Kabupaten Aceh Selatan, baik di tingkat provinsi maupun nasional," kata Munharsam.
Pada Juli tahun lalu, Warisatul Ambia keluar sebagai juara Agam Duta Wisata Aceh Selatan 2025 berasal dari Desa Panton Luas Kecamatan Tapaktuan dan Ratu Qaneeta Nasywa sebagai juara Inong Duta Wisata Aceh Selatan 2025 berasal dari Desa Kutabuloh II Kecamatan Meukek.
- promosi wisata
- aceh selatan
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Peduli Sosial, Bank Mandiri Salurkan 28.000 Paket Sembako ke Berbagai Wilayah di Indonesia
-
Semarak penukaran uang rupiah untuk Imlek
-
Pemkab Deli Serdang Siapkan Zona UMKM 5.000 M2 di Eks Gudang PTPN, Langkah Strategis Tata Ulang Simpang Limau Manis Lebih Tertib dan Humanis
-
Tangani ODOL, Kemenhub Lakukan Uji Coba Terbatas ETLE
-
Program Multiyears Project Membawa Gubernur Sulsel Raih Penghargaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.