BPBD Cilacap Salurkan 117.000 Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 04 Jul 2026, 13:43 WIB

CILACAP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, hingga 2 Juli 2026 telah menyalurkan 117.000 liter air bersih atau setara 24 tangki bagi warga terdampak kekeringan di delapan desa pada enam kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Cilacap, Taryo, di Cilacap, Sabtu (04/7), mengatakan bantuan disalurkan ke Desa Klumprit dan Kedungbenda (Kecamatan Nusawungu), Karangkemiri (Jeruklegi), Cinangsi (Gandrungmangu), Cimrutu dan Rawaapu (Patimuan), Ujungalang (Kampunglaut), serta Karangbenda (Adipala), dengan total penerima 1.063 keluarga atau 3.942 jiwa.

Ket. Foto: Warga Dusun Bondan, Desa Ujungalang, Kecamatan Kampunglaut, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (2/7/2026), mengantre bantuan air bersih yang didistribusikan petugas BPBD setempat. — Sumber: ANTARA

“Hingga Kamis (2/7), distribusi terbanyak diberikan ke Desa Karangkemiri, Kecamatan Jeruklegi, sebanyak 10 tangki. Sementara Desa Cinangsi, Cimrutu-Rawaapu, dan Ujungalang masing-masing menerima tiga tangki, sedangkan Desa Klumprit dan Kedungbenda dua tangki, serta Desa Karangbenda satu tangki,” kata Taryo.

Khusus penyaluran pada Kamis (2/7), pihaknya mendistribusikan enam tangki air bersih, masing-masing satu tangki ke Desa Cinangsi, Desa Cimrutu, Desa Rawaapu, dan Desa Ujungalang, serta dua tangki ke Desa Karangkemiri.

Berdasarkan hasil kaji cepat BPBD bersama pemerintah desa, lanjut dia, wilayah-wilayah tersebut mengalami keterbatasan air bersih akibat menurunnya debit sumber air yang selama ini dimanfaatkan warga untuk kebutuhan sehari-hari.

Bahkan, kata dia, sebagian warga terdampak kekeringan di Dusun Bondan RT 04 RW 01, Desa Ujungalang, Kecamatan Kampunglaut, harus mengambil air dari lokasi yang lebih jauh dengan menggunakan perahu.

“Krisis air bersih di Dusun Bondan berdampak kepada 70 keluarga atau 250 jiwa yang terdiri atas 100 laki-laki, 100 perempuan, 20 lanjut usia, tiga ibu hamil, dan 25 balita, sehingga kami mendistribusikan bantuan pada Kamis (2/7) ke wilayah tersebut,” katanya

Ia mengatakan BPBD terus memantau perkembangan kondisi kekeringan di berbagai wilayah Kabupaten Cilacap dan menyiagakan armada tangki air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat apabila wilayah terdampak terus bertambah selama musim kemarau.

“Kami mengimbau pemerintah desa dan masyarakat segera melaporkan apabila mengalami kesulitan memperoleh air bersih agar bantuan dapat segera disalurkan secara cepat dan tepat sasaran,” kata Taryo.

  • BPBD Cilacap

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.