Pemerintah AS Bakal Bangun Tembok Perbatasan Sepanjang 3,2 Km di Texas

Jumat, 03 Jul 2026, 03:35 WIB

WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan bakal membangun tembok perbatasan baru setinggi sembilan meter dan sepanjang 3,2 kilometer di kawasan taman negara bagian Big Bend Ranch, Texas, pada September 2026 mendatang. 

Seperti dilaporkan Bloomberg, Kamis, pembangunan tembok tersebut dijadwalkan dimulai pada September.

Ket. Foto: Arsip - Tulisan pada tembok perbatasan berbunyi "Tolong kami, Yesus Kristus" dilewati tentara Amerika Serikat saat berjalan di samping pagar perbatasan antara Meksiko dan Amerika Serikat, di mana para migran terlihat berjalan di balik pagar di El Paso, Texas, Amerika Serikat, pada Rabu (3/4). — Sumber: ANTARA

Dilaporkan pula, Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) tidak berencana membangun tembok di sisi timur taman negara bagian tersebut maupun di dalam kawasan taman nasional.

Pihak-pihak yang mengkritik proyek tersebut meyakini pembangunan tembok itu akan merusak bentang alam liar berupa ngarai terjal serta dapat mengancam berbagai spesies di sepanjang Sungai Rio Grande. Mereka juga menganggap proyek tersebut tidak diperlukan.

Meskipun ada penolakan, CBP telah menerima persetujuan akses yang cukup dari para pemilik properti, tambah laporan tersebut.

Pada Juni lalu, Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Markwayne Mullin mengatakan tembok di perbatasan AS-Meksiko, yang pembangunannya dimulai oleh Presiden AS Donald Trump di masa jabatan periode pertamanya, bisa selesai paling cepat 2027.

Sebelumya, pertengahan Agustus 2025, Trump memerintahkan agar tembok di perbatasan dengan Meksiko itu dicat hitam agar ketika terkena sinar matahari tembok itu menjadi panas sehingga dapat mencegah para migran memanjatnya.

  • donald trump
  • tembok perbatasan as
  • big bend ranch
  • perbatasan as meksiko
  • proyek tembok texas

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.