540 Petugas Dikerahkan untuk Memperkuat Penanganan Karhutla TNBTS

Rabu, 12 Agu 2026, 22:37 WIB

Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan komitmen pemerintah memadamkan kebakaran di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Jawa Timur padam pekan ini dengan mengerahkan sebanyak 540 personel gabungan.

Plh. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Dodi Yuleova di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa pengerahan ratusan personel gabungan tersebut ditujukan untuk pemadaman langsung, pemantauan titik api, patroli, serta menyekat potensi perluasan area kebakaran.

Ket. Foto: ejumlah petugas gabungan berjibaku memadamkan api yang membakar hutan dan lahan TNBTS, di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Rabu (12/8/2026). — Sumber: Antara

"Hingga Rabu (12/8), sebanyak 540 personel gabungan," kata dia.

Dodi memaparkan bahwa unsur personel yang diterjunkan terdiri atas 305 personel TNI Angkatan Darat, 24 personel TNI Angkatan Laut, 49 personel Polri, 58 personel BPBD gabungan antarwilayah, 19 personel Perhutani, 35 personel Balai Besar TNBTS, enam personel pemadam kebakaran, serta 44 relawan.

Direktorat Pengendalian Operasi BNPB mengkonfirmasi dalam skenario penanganan hari ini, tim difokuskan untuk memadamkan kobaran api di kawasan Bukit Dingklik--Pusung Duwur, Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, dengan estimasi area terdampak mencapai 78,69 hektare.

Sementara itu, wilayah Kabupaten Probolinggo dengan luas terdampak sekitar 842,73 hektare berada dalam status pemantauan intensif karena sudah tidak terlihat titik api maupun kepulan asap.

Pemantauan serta kesiapsiagaan juga dilakukan di kawasan Kabupaten Lumajang, meliputi Bukit Njantur, Resor Ranupani, dan kawasan B29 di Desa Argosari, Kecamatan Senduro, guna mencegah munculnya titik api susulan.

Secara keseluruhan dalam paparan BNPB diketahui total akumulasi area terdampak karhutla di kawasan TNBTS dilaporkan mencapai sekitar 921,42 hektare yang tersebar di wilayah Kabupaten Pasuruan serta kawasan Lembah Watangan dan Argowulan di Kabupaten Probolinggo.

Dodi menambahkan bahwa tim gabungan dari Kabupaten Malang dan Lumajang masih terus disiagakan di wilayah perbatasan untuk mengantisipasi potensi perambatan api, dengan target seluruh titik kebakaran dapat dipadamkan secara total pada akhir pekan ini.

  • bromo

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.