Ketua MPR Bicara Peran Soekarno Membuka Makam Imam Bukhari di Uzbekistan

Selasa, 30 Jun 2026, 19:55 WIB

JAKARTA - Ketua MPR RI Ahmad Muzani bersama delegasi MPR RI serta para ulama dari Indonesia bertemu dengan Grand Mufti Uzbekistan, Syekh Nuriddin Khaliqnazarov di Kompleks Museum Islamic Center Uzbekistan, Tashkent, Selasa (30/6).

Pada pertemuan ini Muzani menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Uzbekistan, Parlemen Uzbekistan, MPR Uzbekistan, serta Grand Mufti Nuriddin telah berkenan menerima delegasi Indonesia dengan sangat ramah.

Ket. Foto: Ketua MPR RI Ahmad Muzani — Sumber: istimewa

Muzani mengatakan, cerita persahabatan Indonesia dengan Uzbekistan telah terjalin ratusan lalu saat Syekh Maulana Malik Ibrahim atau Sunan Gresik masuk ke Indonesia menyebarkan agama Islam.

"Pada abad ke 15 datang ke Indonesia seorang ulama terkemuka, Syekk Maulana Malik Ibrahim dari Samarkand, Uzbekistan untuk menyebarkan agama Islam di Tanah Jawa. Jadi hubungan hati ke hati kita itu sudah terpaut sejak abad ke 15. Itu sebabnya Indonesia dan Uzbekistan tersa begitu dekat di hati, meski jauh di mata kita seperti bersaudara," kata Muzani dalam keterangannya yang diterima di Jakarta.

Kemudian, persahabatan itu dirajut kembali oleh Presiden Soekarni ketika ingin berziarah ke makam Imam Bukhari. Momentum itu telah menjadi sejarah yang selalu diingat oleh rakyat Uzbekistan dan juga Indonesia.

"Kemudian persahabatan Indonesia-Uzbekistan dirajut kembali oleh Presiden Soekarno ketika berziarah ke makam Imam Bukhari. Momentum sejarah ini telah dicatat dan selalu diingat di hati oleh masyarakat Uzbekistan dan ini juga menjadi kebanggan bangsa Indonesia. Karena kunjungan ziarah Bung Karno, makam Imam Bukhari dibuka kembali untuk para peziarah dunia," ucap Muzani.

Di hadapan Grand Mufti Uzbekistan, Muzani menyampaikan bahwa kedatangannya kali ini bersama dengan para ulama Indonesia yang terdiri dari pimpinan ormas Islam serta pimpinan pondok pesantren.

Sebagaimana diketahui bahwa Indonesia adalah negara dengan penduduk muslim terbesar dunia. Namun Indonesia juga merupakan negara yang sangat beragam. Perbedaan agama tidak menjadi penghalang bagi Indonesia untuk tetap bersatu dalam perbedaan.

"Yang menyatukan kita adalah Pancasila. Pancasila sebagai dasar negara yang juga menjadi pemersatu dari banyaknya perbedaan agama, suku, bahasa, dan etnis. Selain itu, kami di Indonesia juga diajarkan tentang agama Islam rahmatan lil alamin. Yang mengajarkan kita pentingnya beragama dengan menghormati perbedaan agama yang sangat beragam di Indonesia," ucap Muzani.

Muzani juga merespons positif ajakan kerja sama pemerintah Uzbekistan terkait umroh plus via Uzbekistan. Sebab, potensi wisata religi di Uzbekistan juga diminati oleh jemaah Indonesia.

"Tawaran umroh plus Uzbekistan adalah tawaran bisnis wisata religi yang menarik buat kami. Tapi masalahmya tidak ada penerbangan dari Tashkent ke Jakarta dan sebaliknya. Kami telah bicara dengan para pejabat dan pebisnis travel di Indonesia agar rute penerbangan ini bisa dihidupkan kembali," tutup Muzani.

  • Ketua MPR
  • Peran Soekarno
  • Membuka Makam Imam Bukhari di Uzbekistan

Redaktur: Sriyono

Penulis: Sriyono

Berita Terbaru

Listrik Andal Dukung Kekhidmatan Malam Renungan Suci di TMP Kalibata.

Jelang Kirab HUT RI Ke-81, Warga Mulai Padati Kawasan Monas

Emas Makin Strategis! INDEF Soroti Perannya untuk Diversifikasi Cadangan

Amankan HUT RI di Jakarta, Polda Metro Jaya Siagakan 13.859 Personel

Gempa Bisa Datang Kapan Saja, BPBD Lebak Ajak Warga Tingkatkan Kesiapsiagaan

Tak Main-Main! 13.859 Personel Dikerahkan Polda Metro Jaya Amankan HUT RI

Antisipasi Penjarahan Pascagempa, Polisi Tingkatkan Patroli di Sejumlah Lokasi Gempa Flores

Penantian Berbuah Manis! Warga Palembang yang Gagal Tahun Lalu Kini Dapat Tiket Upacara

Demi Upacara HUT ke-81 RI di Istana, Warga Antre Sejak Dini Hari

Tak Kenal Medan Sulit! Polri Berhasil Tembus Tiga Wilayah Terisolasi Pascagempa Flores

Cincinnati Open 2026: Aldila Sutjiadi Melaju ke 16 Besar Ganda Putri

Waspada Gunung Anak Krakatau! Tercatat 8 Kali Letusan Disertai Lava Pijar

Akankah Konflik Segera Berakhir? Mesir dan AS Dorong Gencatan Senjata Gaza

Keren! Aldila Sutjiadi Melaju ke 16 Besar Ganda Putri Cincinnati Open 2026

Satgas Galapana DPR Kawal Percepatan Penanganan Korban Gempa NTT

Metode Pembayaran Digital Terus Berkembang di Kaltara, 120 Ribu Warga Telah Gunakan QRIS

Cristiano Ronaldo Isyaratkan 2026 Jadi Tahun Terakhirnya sebagai Pesepak Bola Profesional

QRIS Makin Diminati, BI Catat 120 Ribu Warga Kalimantan Utara Sudah Menggunakannya

Jangan Salah Datang! SIM Keliling Jakarta Libur di Hari HUT RI

Pemkot Tangsel Beri Diskon 81 Persen BPHTB karena Hibah Waris

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.