Mensos Tekankan Peran Penting Ayah dalam Keluarga pada Peringatan Harganas
Senin, 29 Jun 2026, 17:58 WIBJAKARTA - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memimpin upacara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Senin (29/6). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan pentingnya peran ayah dalam membangun keluarga yang berkualitas.
Saat membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Gus Ipul menyampaikan bahwa peringatan Harganas tahun ini mengusung tema "Ayah Wajib Hadir". Menurut dia, tema tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan, pendidikan, perlindungan, serta tumbuh kembang anak.
"Yang menegaskan pentingnya keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan, pendidikan, perlindungan, dan tumbuh kembang anak. Tema ini menjadi refleksi bahwa pembangunan keluarga yang berkualitas memerlukan kemitraan yang setara antara ayah dan ibu dalam menjalankan fungsi keluarga," kata Gus Ipul.
Ia menekankan bahwa kehadiran ayah tidak hanya diukur dari keberadaan secara fisik. Tetapi juga dari keterlibatan emosional, psikologis, dan sosial dalam mendampingi keluarga.
"Ini untuk menumbuhkan semangat kebangsaan dalam meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan keluarga, memperkuat komitmen bersama dalam penerapan delapan fungsi keluarga dengan mengajak Pemerintah dan Pemerintah Daerah. Agar dapat melaksanakan Upacara Bendera Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026," ujar dia.
Gus Ipul juga mengingatkan bahwa Harganas bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, peringatan ini harus menjadi momentum refleksi bersama untuk memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.
"Keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran strategis sebagai fondasi utama pembangunan bangsa. Dalam keluarga terbentuk karakter, nilai-nilai moral, budaya, dan kualitas sumber daya manusia yang menjadi penentu kemajuan suatu negara," ucap dia.
Ia menambahkan, pembangunan keluarga merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan. "Keluarga sangat penting dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera, mandiri, dan berdaya saing," kata dia. ils/I-1
Berita Terkait:
-
Pemkot Depok Beri Penghapusan Denda PBB dan Diskon Pokok Pajak hingga 100 Persen
-
PLN UP3 Meulaboh Bangun Jaringan Listrik Baru untuk Huntara di Desa Lawet Aceh Barat
-
Kemenperin Musnahkan Ribuan Unit APAP Tanpa SNI
-
Pemprov DKI Jakarta Beri Keringanan Bayar PBB-P2 2026 Mulai April
-
Prabowo Kunjungi Jepang, Perkuat Kerja Sama Strategis dari Perdagangan hingga Teknologi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.