Serang Ubah Potensi Desa Jadi Mesin Ekonomi Lewat Program Desa Tematik

Kamis, 23 Jul 2026, 19:45 WIB

SERANG – Program desa tematik menjadi pendekatan pembangunan yang mengoptimalkan potensi unggulan setiap desa sebagai penggerak ekonomi lokal.

Dengan mengembangkan identitas berbasis sektor seperti pertanian, pariwisata, kerajinan, atau ekonomi kreatif, desa dapat menciptakan nilai tambah, memperluas peluang usaha, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Ket. Foto: Ilustrasi - Jembatan Paris di Desa Wisata Cikolelet, Cinangka, Kabupaten Serang, Banten. — Sumber: Istimewa.

Keberhasilan program ini bergantung pada sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha, serta didukung oleh akses pasar, penguatan kapasitas SDM, dan infrastruktur yang memadai agar desa mampu berkembang secara berkelanjutan dan memiliki daya saing.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, terus memacu terwujudnya program desa tematik guna mendongkrak kemandirian ekonomi warga berbasis pengoptimalan potensi dan sumber daya lokal.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang Rudy Suhartanto di Serang, Kamis (23/7), mengatakan inisiatif tersebut dirancang agar setiap desa memiliki motor penggerak ekonomi baru yang dikelola secara mandiri dan berkelanjutan.

"Visi utama dari program desa tematik bukan sebatas menambah pundi-pundi penghasilan masyarakat semata, melainkan untuk menciptakan fondasi kemandirian desa yang solid lewat pengelolaan sumber daya yang tepat guna," katanya.

Ia menjelaskan, saat ini sebagian besar desa di Kabupaten Serang telah berhasil memetakan potensi daerahnya masing-masing. Sektor yang digarap pun kian bervariasi sesuai keunggulan wilayah.

"Fokus garapannya sangat beragam, mulai dari budi daya ikan lele, nila, dan gurame dengan sistem bioflok, pertanian hidroponik, kebun melon dan semangka, hingga sentra ayam petelur," ujar dia.

Salah satu bukti keberhasilan program ini terlihat di Desa Kibin, Kecamatan Kibin, yang sukses memfasilitasi sentra percontohan ayam petelur sebanyak 2.400 ekor dengan kemampuan panen mencapai 2.100 butir telur setiap harinya.

Menurut Rudy, peluang pengembangan usaha peternakan telur di daerahnya masih sangat terbuka lebar karena tingginya tingkat kebutuhan masyarakat.

"Ceruk pasar untuk komoditas peternakan ini masih sangat luas. Pasokan telur yang diproduksi oleh peternak lokal kita saat ini baru bisa menutupi sekitar 10 persen dari total permintaan konsumen di pasaran," katanya.

Guna memperluas dampak positif tersebut, ia mengatakan DPMD Kabupaten Serang berkomitmen melipatgandakan upaya pendampingan bagi desa-desa yang masih mencari identitas potensinya melalui pemetaan aset dan penyusunan peta jalan bisnis.

Selain pendampingan teknis, Rudy menggarisbawahi pentingnya dukungan sarana fisik yang kini terus membaik di berbagai pelosok wilayah.

"Kemajuan infrastruktur daerah yang semakin memadai saat ini menjadi katalisator yang penting. Akses jalan dan fasilitas pendukung yang lebih baik ini sangat memudahkan desa dalam memajukan beragam sektor usahanya," ujar dia.

Melalui keberlanjutan program desa tematik tersebut, Pemkab Serang optimistis sektor ekonomi desa dapat bertransformasi menjadi pilar yang tangguh dalam meningkatkan taraf hidup serta daya saing masyarakat jangka panjang.

  • Kemandirian Ekonomi Warga
  • desa tematik

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.