Kenalkan Senjata Laser Pembunuh Nyamuk di Udara Buatan Startup Tiongkok yang Diserbu Pembeli Global

Senin, 29 Jun 2026, 03:05 WIB

BEIJING -  Perangkat pembasmi nyamuk berbasis kecerdasan buatan (AI) dan laser buatan perusahaan rintisan asal Tiongkok sukses menarik perhatian dunia. Melalui kampanye penggalangan dana di Indiegogo, perangkat bernama Photon Matrix ini berhasil mengumpulkan dana lebih dari 2,7 juta dolar AS jauh melampaui target awal yang hanya 20.000 dolar AS. 

Dari South China Morning Post, lebih dari 4.000 pendukung dari 50 negara ikut memesan perangkat portabel tersebut dengan harga sekitar 630 dolar AS per unit. Dikembangkan oleh Photon Matrix Lab di Changzhou, Provinsi Jiangsu, alat berukuran hampir setara ponsel pintar ini diklaim mampu mendeteksi sekaligus menembak nyamuk yang sedang terbang menggunakan kombinasi sensor lidar, AI, dan laser presisi.

Ket. Foto: Photon Matrix mengklaim perangkat ini sanggup menyingkirkan hingga 30 nyamuk per detik, meski klaim tersebut masih belum diverifikasi secara independen. — Sumber: Istimewa

Menurut perusahaan, sistem mampu membedakan nyamuk dari debu maupun gangguan sensor lainnya, bahkan dapat mengincar serangga berukuran 2 hingga 20 milimeter yang terbang hingga kecepatan satu meter per detik. Photon Matrix mengklaim perangkat ini sanggup menyingkirkan hingga 30 nyamuk per detik, meski klaim tersebut masih belum diverifikasi secara independen.

Selain nyamuk, alat ini juga disebut efektif untuk membasmi lalat buah dan lalat pasir.

Chief Technology Officer Photon Matrix, Li Ran, mengatakan keunggulan utama perusahaan berasal dari rantai pasok manufaktur Tiongkok yang sangat terintegrasi. Menurutnya, pembuatan prototipe modul laser presisi tinggi di Changzhou hanya membutuhkan waktu sekitar dua minggu, jauh lebih cepat dibandingkan di pusat teknologi seperti Silicon Valley.

Meski awalnya dijadwalkan dikirim pada awal musim panas 2026, perusahaan kini mengumumkan produksi massal baru akan dimulai pada Agustus. Penundaan tersebut dinilai lazim terjadi pada proyek perangkat keras berbasis crowdfunding, apalagi produk ini masih harus memenuhi berbagai standar keselamatan laser sebelum dipasarkan secara luas.

Konsep senjata laser pembasmi nyamuk sebenarnya bukan hal baru. Gagasan tersebut pertama kali muncul pada 2007 sebagai bagian dari upaya mencari solusi pemberantasan malaria. Namun hingga kini belum ada produk yang berhasil diproduksi massal untuk pasar konsumen.

Kehadiran Photon Matrix dinilai menjadi salah satu upaya paling serius dalam menghadirkan teknologi tersebut ke pasar, terutama ketika perubahan iklim membuat penyebaran nyamuk pembawa penyakit seperti demam berdarah dan Zika semakin meluas ke berbagai wilayah dunia.

  • Photon Matrix

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.