Hadapi Ancaman Tiongkok dan Korea Utara, Jepang Siapkan Angkatan Udara untuk Medan Tempur Luar Angkasa

Senin, 29 Jun 2026, 04:20 WIB

TOKYO — Pemerintah Jepang telah mengkonfirmasi akan mengganti nama angkatan udaranya untuk mencerminkan perluasan misi yang akan mencakup luar angkasa.

Dari Breaking Defense, majelis tinggi parlemen Jepang menyetujui rancangan undang-undang tersebut.hari ini tuntuk mengganti nama Angkatan Udara Bela Diri Jepang (JASDF) menjadi Angkatan Udara Bela Diri Jepang.

Ket. Foto: Perubahan nama tersebut akan berlaku mulai tahun 2027. — Sumber: Istimewa

Perubahan nama tersebut akan mulai berlaku pada awal tahun fiskal Jepang berikutnya, yang dimulai pada 1 April 2027, menurut JASDF .

Perubahan nama tersebut mencerminkan peningkatan fokus JASDF pada domain antariksa dalam beberapa tahun terakhir, dengan Grup Operasi Antariksa yang diorganisasi ulang menjadi Sayap Operasi Antariksa pada bulan Maret setelah peningkatan jumlah personel menjadi 670 — naik dari 310 pada tahun sebelumnya.

Unit ini bertanggung jawab atas misi kesadaran domain ruang angkasa, mulai dari memantau puing-puing orbit hingga memperluas jumlah dan kemampuan satelit yang dimiliki Jepang.

Kementerian Pertahanan Jepang sebelumnya menyatakan bahwa peningkatan perhatiannya pada domain ruang angkasa akan memungkinkan "kesadaran medan pertempuran yang cepat dan akurat" serta memperkuat "kemampuan untuk mengganggu C4I [Komando, Kontrol, Komunikasi, Komputer, dan Intelijen] dan kemampuan lainnya" dari lawan.

Jepang juga sedang mengerjakan uji coba teknologi komunikasi satelit yang dipasang pada rudal untuk kontrol dan panduan di luar jangkauan pandang langsung. seiring dengan peningkatan kemampuan serangan balasan jarak jauhnya dalam menghadapi ancaman rudal balistik dari Korea Utara dan Tiongkok.

  • konflik tiongkok-jepang

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.