Bangunan Tabuik Pariaman Jadi Daya Tarik Tersendiri bagi Wisatawan
Senin, 29 Jun 2026, 10:23 WIBPADANG PARIAMAN â Bangunan Tabuik menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan dan pengunjung yang datang pada acara puncak Pesona Tabuik Budaya Piaman 2026 di Kota Pariaman, Sumatera Barat.
Untuk tahun ini ada dua bangunan menyerupai menara setinggi belasan meter yang dihiasi bunga dan ornamen yang disusun oleh kelompok Pasa dan Subarang. Dua menara itu pun menjadi latar foto dari banyak wisatawan dan warga yang ingin mengabadikan momentum yang hanya terjadi dalam satu kali setahun.
"Tabuik ini kan hanya satu kali setahun, jadi saya bersama adik dan keponakan berfoto bersama," kata salah seorang warga setempat Rodi Gustiawan Rosadi di Pariaman, Minggu (28/6).
Ia mengatakan keluarganya berasal dari Lubuk Basung, Kabupaten Agam yang memanfaatkan libur akhir pekan untuk mengikuti kegiatan budaya setiap awal Muharram tersebut.
Ia menyampaikan Tabuik meskipun merupakan tradisi budaya yang dipertahankan di Pariaman namun sekarang menjadi kegiatan wisata unggulan di daerah itu.
"Jadi tidak saja Kota Pariaman saja yang ramai tapi juga Kabupaten Padang Pariaman yang merupakan daerah tetangga ikut merasakan keramaian itu," katanya.
Sementara itu, salah seorang wisatawan Imran Azis mengatakan hampir setiap tahun dirinya menyaksikan puncak Pesona Budaya Tabuik Piaman.
"Kegiatannya bagus, banyak wisatawan datang jadi ramai," ujarnya.
Untuk diketahui pada pagi hari dilaksanakan prosesi 'Tabuik Naiak Pangkek' atau Tabuik Naik Pangkat yaitu prosesi pemasangan bagian atas bangunan yang didominasi terbuat dari kayu tersebut.
Pada siang hari menjelang sore, bangunan itu dibawa oleh puluhan pemuda atau disebut dengan Anak Tabuik dari lokasi Tabuik Naik Pangkat di Simpang Tabuik dan kawasan Pasar Rakyat Pariaman ke Pantai Gandoriah.
Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat mengalokasikan anggaran sekitar Rp700 juta guna mendukung pelaksanaan Festival Budaya Tabuik Piaman 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 16 hingga 28 Juni 2026.
"Total anggaran sekitar Rp700 juta. Sebesar Rp450 juta dialokasikan untuk kedua Tabuik, Tabuik Pasa Rp225 juta dan Tabuik Subarang Rp225 juta," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi Syarief di Pariaman.
Ia mengatakan anggaran untuk masing-masing kelompok Tabuik tersebut naik sekitar Rp25 juta dari tahun sebelumnya yaitu hanya Rp200 juta. Kenaikan anggaran untuk kelompok Tabuik tersebut didasari atas pertimbangan kebutuhan teknis pembuatan Tabuik dan prosesi yang dilaksanakan.
- Tabuik Pariaman
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.