Mentrans Sebut Transmigrasi Berpotensi Buka Puluhan Ribu Lapangan Kerja
Minggu, 28 Jun 2026, 19:28 WIBJAKARTA - Menteri Transmigrasi (Mentrans), M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan transmigrasi berpotensi membuka puluhan ribu lapangan kerja di kawasan. Menurutnya, paradigma transmigrasi tengah mengalami perubahan besar, dimana kini kawasan transmigrasi yang sama diarahkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi.
Menteri Iftitah mencontohkan, pengembangan kawasan Rempang-Galang, Kepulauan Riau, dengan 150 hektare lahan transmigrasi hanya cukup untuk 75 KK. Kini kawasan tersebut diproyeksikan menjadi kawasan industri galangan kapal yang mampu membuka potensi peluang kerja hingga 20 ribu orang.
âSekarang, lahan yang sama bisa menjadi kawasan industri yang membuka kesempatan kerja hingga 20 ribu orang. Dampaknya tentu jauh lebih besar bagi masyarakat,â kata Menteri Iftitah, Minggu (28/6).
Menteri Iftitah menyebut, transformasi transmigrasi tersebut bukan berarti mengabaikan hak masyarakat. Melainkan mengoptimalkan pemanfaatan kawasan transmigrasi agar memberikan manfaat ekonomi yang jauh lebih luas.
âKalau dulu transmigrasi orientasinya membagi tanah. Sekarang orientasi kita menciptakan kesejahteraan bagi jauh lebih banyak orang melalui investasi, industrialisasi, dan penciptaan lapangan kerja,â ucap dia.
Menteri Iftitah menjelaskan tahap awal pembangunan kawasan Rempang-Galang. Proyek tersebut diperkirakan akan terserap sekitar 1.000 hingga 3.000 tenaga kerja konstruksi sebelum kawasan industri mulai beroperasi penuh.
Transformasi transmigrasi mengubah cara Pemerintah membangun kawasan yang fokusnya membangun ekosistem ekonomi yang terintegrasi. Kolaborasi tersebut dilakukan dengan industri, pendidikan, layanan kesehatan, infrastruktur, serta investasi agar manfaatnya berkelanjutan.
âTransmigrasi hari ini tidak lagi hanya berbicara soal kepemilikan lahan. Tetapi bagaimana kawasan itu mampu menghadirkan pekerjaan, investasi, pendidikan, layanan kesehatan, dan aktivitas ekonomi yang berkelanjutan,â ujar dia.
Pembangunan kawasan transmigrasi akan terus mengedepankan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Hal ini agar setiap kawasan tumbuh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
âKita ingin masyarakat datang bukan hanya mendapatkan rumah atau tanah. Tetapi juga memperoleh kesempatan kerja dan masa depan yang lebih baik, itulah arah baru transformasi transmigrasi,â tegas dia.
Kementrans optimistis kawasan-kawasan transmigrasi akan berkembang menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menarik investasi. Selain itu, membuka lapangan kerja, memperkuat ekonomi daerah, serta mempercepat pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Indonesia. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025
-
Jejak Epstein di Silicon Valley Terungkap dari Dokumen DOJ
-
Implementasi KDMP Harus Berbasis pada Kesiapan Masing-Masing Desa
-
Upskilling Jadi Senjata Lulusan Vokasi untuk Rebut Peluang Kerja Lokal hingga Global
-
KPPG Buka Layanan Pengaduan Khusus Program MBG di Riau-Sumbar-Kepri
-
Anggota DPR: Revisi UU Haji Penting untuk Menjamin Perlindungan Hak Jemaah
-
Satpol PP Bakal Patroli, Pemkot Bandung Mulai Berlakukan Jam Malam bagi Pelajar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.