Menteri PU Ungkap Bendungan Bulango Ulu Dukung Swasembada Pangan
Minggu, 28 Jun 2026, 19:30 WIBJAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo, ditujukan untuk mendukung program swasembada pangan nasional. Ini melalui penguatan infrastruktur pengelolaan sumber daya air.
Ia mengatakan bendungan tersebut dibangun untuk menjamin ketersediaan air irigasi secara berkelanjutan. Sehingga mampu meningkatkan produktivitas lahan pertanian dan kesejahteraan petani.
"Kehadiran infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung ketersediaan air irigasi pertanian, menjaga produktivitas lahan. Serta memastikan pasokan pangan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau atau perubahan iklim," kata Dody, Minggu (28/6).
Kementerian PU terus mempercepat pembangunan Bendungan Bulango Ulu. Hingga Juni 2026, progres fisik proyek yang memiliki kapasitas tampung 93,75 juta meter kubik tersebut telah mencapai 94,99 persen.
Sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN), Bendungan Bulango Ulu diproyeksikan mampu meningkatkan indeks pertanaman dari 250 menjadi 300. Dengan peningkatan tersebut, petani berpotensi melakukan hampir tiga kali masa tanam dalam setahun.
Produktivitas lahan yang saat ini berkisar 3 hingga 3,5 ton per hektare juga diperkirakan meningkat menjadi 7 hingga 9 ton per hektare. Dody menegaskan air merupakan sumber daya yang harus dikelola secara optimal untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian.
Karena itu, pengelolaan air menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung target swasembada pangan. Sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Selain menyediakan air baku sebesar 2.200 liter per detik, Bendungan Bulango Ulu juga akan mengairi lahan pertanian seluas 4.950 hektare melalui jaringan irigasi serta membantu mengurangi potensi banjir hingga 43 persen pada kawasan seluas 629 hektare.
Bendungan tersebut juga dirancang mendukung pemanfaatan energi baru terbarukan melalui Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) berkapasitas 4,96 megawatt dan memiliki potensi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 80 megawatt.
Selain mendukung sektor pertanian dan energi, kawasan Bendungan Bulango Ulu juga memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai destinasi pariwisata yang diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah. ils/I-1
- Kementerian PU
- Bendungan Bulango Ulu
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Dukung Panen Raya di KSPEAN Wanam, KemenPU Siapkan Sumber Air Alternatif
-
KemenPU Bangun Pengendali Sedimen di DAS Tamiang, Target Kelar Desember 2026
-
Sedimen Numpuk di Intake Bendung Kamijoro, Pasokan Air 2.563 Hektar Sawah di Jogja Terganggu
-
Kekeringan dan Rob Hantam Demak, 124 Hektare Sawah di Kekeringan Parah
-
35 Hektare Sawah di Lampung Nyaris Gagal Panen, KemenPU Kerahkan Pompa Air dari Bendung Way Pisang
-
600 Hektar Sawah di Bekasi Kekeringan, KemenPU Operasikan 3 Pompa
-
Jembatan Duplikasi Krueng Tingkeum Aceh Beroperasi Penuh, Akses Jalintim Sumatra Pulih
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.