Evolusi Jaringan hingga AI Inklusif Jadi Fokus Forum Teknologi Internasional
Sabtu, 27 Jun 2026, 21:47 WIBJAKARTA â ZTE Corporation dan GSMA resmi menjalin kemitraan strategis untuk menyelenggarakan dua ajang industri telekomunikasi dan teknologi digital secara bersamaan di Kuala Lumpur, Malaysia, pada September 2026. Kolaborasi tersebut diumumkan dalam gelaran MWC26 Shanghai, Jumat (26/6).
Dalam kerja sama tersebut, ZTE Global Summit & User Congress ke-15 akan berlangsung pada 8â9 September 2026, sementara GSMA M360 ASEAN digelar pada 9â10 September 2026. Kedua acara diharapkan menjadi forum bagi para pemimpin industri teknologi informasi dan komunikasi (TIK), operator telekomunikasi, regulator, hingga pelaku ekosistem digital untuk membahas arah transformasi industri di kawasan.
Melalui penyelenggaraan bersama ini, ZTE dan GSMA akan menghadirkan diskusi mengenai evolusi jaringan masa depan, penerapan kecerdasan buatan (AI) yang inklusif, serta percepatan ekonomi digital di kawasan ASEAN. Kedua organisasi juga menargetkan terciptanya kolaborasi lintas industri melalui pertukaran wawasan dan solusi yang dapat diterapkan secara nyata.
ZTE Global Summit & User Congress tahun ini mengusung tema "Architecting Infinity â From Connectivity to Digital Value". Tema tersebut menggambarkan transformasi dari pembangunan infrastruktur digital menuju penciptaan nilai bisnis yang berkelanjutan.
âUntuk mengupas tema tersebut, penyelenggara membagi agenda ke dalam empat sesi utama, yakni Vision, Volume, Value, dan Venture,â tulis ZTE melalui siaran pers pada hari Sabtu (27/6).
Sesi Vision akan membahas arah perkembangan transformasi digital dalam lima tahun mendatang, termasuk prospek ekonomi digital global dan visi kawasan ASEAN dalam membangun ekosistem digital yang lebih terintegrasi.
Selanjutnya, sesi Volume akan menyoroti pengembangan infrastruktur cerdas yang menjadi fondasi transformasi digital. Berbagai topik yang akan dibahas meliputi AI for Network, Network for AI, pusat data, komputasi, layanan cloud, teknologi energi, hingga jaringan otonom.
Pada sesi Value, peserta akan disuguhkan berbagai studi kasus dan pengalaman operator telekomunikasi dalam memanfaatkan transformasi digital untuk menciptakan dampak bisnis yang terukur. Sementara itu, sesi Venture akan menjadi penutup rangkaian summit dengan pembahasan mengenai peluang baru, penguatan ekosistem digital, dan strategi menciptakan nilai tambah di era digital.
Selain sesi konferensi, penyelenggara juga menyiapkan berbagai agenda pendukung, seperti keynote speech, diskusi panel, peluncuran produk terbaru, tur area pameran, hingga pertunjukan robot yang menampilkan inovasi teknologi terkini.
Ajang tersebut diperkirakan akan dihadiri para pemimpin industri global, pejabat pemerintah, eksekutif operator telekomunikasi, mitra ekosistem, analis industri, serta media dari berbagai negara. Melalui forum ini, ZTE dan GSMA berharap dapat menghadirkan ruang kolaborasi yang terbuka untuk mempercepat adopsi teknologi digital sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital di kawasan ASEAN.
- Kuala Lumpur
- ZTE
- GSMA
- telekomunikasi
- Teknologi AI
- Malaysia
- Artificial Intelligence
- Ekonomi Digital
- Transformasi Digital
- kecerdasan buatan
- GSMA M360 ASEAN
- ZTE Global Summit
- MWC Shanghai
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Ambisi Adopsi AI di Indonesia Terhambat Kesiapan Digital dan Pengalaman Karyawan
-
Telkom Perkuat Tata Kelola, Bekali Pimpinan Hadapi Risiko Hukum dalam Pengambilan Keputusan Bisnis
-
East Ventures: Transformasi Digital Indonesia Harus Berujung pada Nilai Ekonomi Nyata
-
Dari Modal Rp5 Juta, Mama Khas Banjar Tumbuh Jadi Pusat Oleh-Oleh Berkat Digitalisasi
-
Riset Global: Kredibilitas Jadi Tantangan Utama Merek di Era Jawaban AI
-
Indonesia Dinilai Punya Peran Strategis dalam Pengembangan AI untuk Sektor Kesehatan ASEAN
-
Telkom Terbitkan Sustainability Report 2025, Perkuat Transisi Rendah Karbon dan ESG
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.