• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Robot Anjing Aibo yang Men...

Robot Anjing Aibo yang Menggemaskan Tak Dijual Lagi, Penggemar di Jepang Kecewa

Jumat, 26 Jun 2026, 10:43 WIB

TOKYO - Sony menghentikan penjualan robot anak anjing "Aibo" di Jepang, delapan tahun setelah model terbaru dari hewan peliharaan android interaktifnya menjadi sangat populer.

Pengumuman pada hari Kamis (25/6) menandai berakhirnya sebuah era bagi para penggemar setia mainan berteknologi tinggi ini, yang mengembangkan kepribadiannya sendiri dan dapat melakukan trik seperti melambaikan tangan dan meniru pemiliknya.

Ket. Foto: Robot anjing Aibo yang menggemaskan akan dihentikan penjualannya di Jepang — Sumber: Fox61

Model ERS-1000 dari Aibo -- robot anjing sepanjang 30 sentimeter (satu kaki) dengan telinga yang mengepak, mata yang menunjukkan berbagai emosi, dan kamera di hidungnya -- memikat pelanggan saat diluncurkan pada tahun 2018. Dalam enam bulan pertama, Sony berhasil menjual 20.000 unit.

Ini juga merupakan kebangkitan besar bagi robot anjing Sony.

Versi pertama Aibo dirilis pada tahun 1999, diikuti dengan berbagai model selama bertahun-tahun -- mulai dari robot perak metalik bersudut hingga versi berwajah bulat yang lebih menggemaskan -- lebih dari 150.000 unit terjual.

Namun pada tahun 2006, Sony, yang menghadapi lingkungan bisnis yang sulit, menghentikan produksi Aibo, yang dianggap sebagai sesuatu yang mewah dan tidak perlu.

Sony menyatakan dalam pernyataan singkat pada hari Kamis bahwa penjualan model ERS-1000 di Jepang akan dihentikan setelah stok habis.

Layanan seperti akses ke dukungan teknis, suku cadang pengganti, dan langganan paket cloud online untuk menyimpan memori robot anjing akan tetap dipertahankan, kata mereka.

Perusahaan tersebut tidak segera menanggapi pertanyaan dari AFP mengenai rencana untuk generasi baru Aibo, atau mengenai penjualan di Amerika Serikat, di mana produk tersebut dijual dengan harga lebih dari $3.000.

Namun di Jepang, para penggemar memberikan reaksi terhadap berita tersebut.

"Jadi sudah berakhir? Itu tidak berlangsung sampai zaman keemasan AI fisik," tulis Yusuke Ando, X.

Pengguna X lainnya bernama Daiyamondo memberikan saran kepada Sony: "Lain kali Anda mengembangkan versi baru, bisakah Anda membuatnya setengah ukuran dan berbentuk kucing?"

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Karhutla Menggila! Kalsel Bentuk Tim Khusus untuk Tangani 3 Lokasi Prioritas

Tinggalkan Kemacetan Horor! Proyek Kereta Parung Panjang-Jasinga Siap Tembus 6 Stasiun Baru!

Pascakebakaran, 120 Bangunan di Desa Adat Sade Lombok Hangus Terbakar

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.