Peternak Sumut Dapat Gelontoran Bantuan Jagung 508 Ton

Jumat, 26 Jun 2026, 12:30 WIB

MEDAN – Dalam rangka membantu para peternak ayam, maka Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara menyalurkan 508 ton jagung melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kepada peternak ayam petelur guna menjaga ketersediaan pasokan pakan.

"Kami sudah menyalurkan 508 ton jagung SPHP atau sekitar 45,52 persen atau total alokasi penyaluran jagung SPHP kepada peternak ayam mencapai 1.116 ton," ujar Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Jumat.

Ket. Foto: ayam petelur — Sumber: ist

Budi mengatakan penyaluran jagung SPHP tersebut ditujukan kepada peternak ayam petelur skala kecil hingga menengah yang berada di Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Langkat dan Kota Binjai.

Ia mengatakan penyaluran jagung SPHP dilakukan secara bertahap kepada peternak ayam petelur di wilayah tersebut guna menjaga ketersediaan pakan, dan menstabilkan harga telur di pasaran.

"Untuk itu, kami mengimbau jika stok pakan ayam petelur itu habis segera mengambil jagung SPHP yang ada di Gudang Bulog tersebut," ujar dia.

Menurut dia, penyaluran jagung SPHP diharapkan dapat membantu peternak ayam petelur untuk menekan biaya produksi sehingga harga telur di pasaran tetap stabil.

"Penyaluran jagung SPHP bertujuan membantu peternak ayam petelur guna meningkatkan produksi, sehingga harga telur tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat," katanya.

Di sisi lain, untuk menjaga ketersediaan stok jagung. Bulog Sumut terus menyerap jagung di sejumlah daerah yang memiliki potensi panen di antaranya Kabupaten Karo, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Dairi.

"Secara total kami telah melakukan penyerapan jagung di daerah Sumut tersebut mencapai 3.051 ton dari Januari sampai 25 Juni 2026," ujar Budi.

Untuk mengoptimalkan penyerapan, Bulog Sumut juga melakukan sosialisasi serta memperkuat kerja sama dengan gabungan kelompok tani (Gapoktan), Polri dan pemerintah daerah.

Bulog menetapkan harga pembelian jagung sebesar Rp5.500 per kilogram di tingkat petani untuk pengadaan dalam negeri dengan kadar air 18-20 persen dan kandungan aflatoksin maksimal 50 ppb.

  • peternak ayam petelur

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.