Dari Lapangan Sepak Bola ke Papan Catur: Tren Baru Dipimpin Erling Haaland dan Mohamed Salah
Rabu, 01 Apr 2026, 07:00 WIBLONDON, INGGRIS â Fenomena menarik tengah berkembang di dunia olahraga: popularitas catur melonjak, dipicu oleh kegemaran para bintang sepak bola papan atas terhadap permainan strategi tersebut. Nama-nama besar seperti Erling Haaland dan Mohamed Salah disebut menjadi bagian dari gelombang baru yang membawa catur semakin dekat dengan generasi muda.
Striker Manchester City, Haaland, bahkan disebut begitu terobsesi hingga berinvestasi dalam turnamen catur inovatif yang bertujuan memanfaatkan meningkatnya popularitas permainan ini di kalangan publik global. Sementara itu, Salah dikenal gemar memainkan format cepat âblitzâ secara anonim di platform daring. âSaya kecanduan catur. Setiap hari, benar-benar setiap hari,â ujar bintang Liverpool tersebut.
Tak hanya mereka, sejumlah pemain top lain seperti Harry Kane, Trent Alexander-Arnold, hingga Anthony Gordon juga diketahui aktif bermain catur. Di kubu Arsenal, Martin Odegaard dan Eberechi Eze turut menunjukkan minat serupa, dengan Eze bahkan menjuarai turnamen amatir pada tahun 2025.
Persilangan unik antara sepak bola dan catur ini juga diperkuat oleh sosok grandmaster dunia, Magnus Carlsen, yang dikenal sebagai penggemar berat sepak bola. Ia pernah menghadapi Alexander-Arnold dalam pertandingan singkat yang berakhir hanya dalam 17 langkahâsebuah bukti bagaimana dua dunia ini kini semakin beririsan.
Fenomena ini bukan sekadar tren sesaat. Federasi Catur Dunia, FIDE, bahkan meluncurkan turnamen catur global baru dengan empat turnamen setiap tahun, menawarkan total hadiah minimal 2 juta pound per musim. Presiden FIDE, Arkady Dvorkovich, menyebut keterlibatan figur seperti Haaland sebagai sinyal kuat meningkatnya relevansi budaya catur secara global.
Lonjakan minat terhadap catur juga dipacu oleh faktor teknologi. Permainan yang berakar dari India abad ke-7 ini kini berkembang pesat melalui aplikasi digital. Menurut FIDE, setidaknya 1,5 miliar orang telah memiliki aplikasi catur di ponsel mereka. Popularitas ini semakin terdongkrak oleh budaya populer, termasuk serial The Queen's Gambit.
Di balik perbedaan mencolok antara catur yang penuh perhitungan dan sepak bola yang sarat fisik, terdapat kesamaan mendasar dalam hal strategi. Pelatih Pep Guardiola bahkan pernah menegaskan kemiripan tersebut dalam buku Pep Confidential. âAnda tidak akan percaya betapa miripnya keduanya,â ujarnya.
Carlsen juga memiliki pandangan serupa. âDalam catur dan sepak bola, yang terpenting adalah menguasai area tengah. Jika Anda menguasainya, Anda mengendalikan permainan,â katanya.
Bagi sebagian pemain, catur bukan sekadar hobi, melainkan alat untuk mengasah ketajaman berpikir. Namun bagi Harry Kane, permainan ini tetap menjadi sarana relaksasi. âSaya menggunakan catur untuk melepas penat. Ini permainan yang sangat menuntut konsentrasi,â ujarnya.
Dengan perpaduan antara pengaruh selebritas, teknologi, dan daya tarik intelektual, catur kini memasuki era baru, menjadi permainan yang tak lagi dianggap kuno, melainkan bagian dari gaya hidup modern para atlet elite.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
"Jangan Ada Keserakahan" Pesan Tajam Wali Kota Bandung Farhan di Shalat Id Balai Kota
-
Mauricio Souza: Main 10 Orang Pengaruhi Permainan dan Strategi Persija, Macan Kemayoran Turun Posisi Tiga Klasemen
-
Haiti Berdarah: Serangan Geng Tewaskan Sedikitnya 70 Orang
-
Dua Terdakwa Kasus Proyek Perumahan Fiktif Hadapi Sidang Putusan
-
Mesir Andalkan Salah untuk Ukir Sejarah di Piala Dunia 2026
-
Lewati Ujian Mudik, Indosat Buktikan Keandalan Jaringan 4G & 5G di 77 Jalur Strategis Nasional
-
Pemerintah Jamin Cadangan Solar Aman di tengah Ketegangan Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.