Menkes Apresiasi Keterlibatan Peneliti Indonesia Pimpin Lancet Commission
Senin, 22 Jun 2026, 17:45 WIBJAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi keterlibatan peneliti Indonesia dalam memimpin Lancet Commission yang berfokus pada Indonesia. Menurut dia, capaian tersebut menjadi tonggak penting bagi dunia kesehatan dan riset nasional.
âIni pertama kali Lancet Commission regional membuat research paper mengenai Indonesia dan chair-nya orang Indonesia. Jadi saya bangga sekali dengan Pak Oni ini,â kata Budi Gunadi Sadikin saat diwawancarai awak media di kantor Kemenkes Jakarta, Senin (22/6).
Budi menjelaskan, selama ini Indonesia belum pernah menjadi pemimpin dalam komisi riset yang diterbitkan jurnal kesehatan internasional bergengsi tersebut. Ia menilai kepemimpinan peneliti Indonesia menunjukkan pengakuan dunia terhadap kapasitas ilmuwan nasional.
âBiasanya Lancet Commission, salah satu research journal paling terkenal di kesehatan, belum pernah Indonesia jadi lead-nya. Sekarang Pak Oni bisa membuat pertama kalinya Indonesia jadi pimpinan untuk Lancet Commission research journal ini,â ujar dia.
Budi juga mengungkapkan bahwa dari jutaan publikasi akademik yang diterbitkan Lancet, jumlah Lancet Commission sangat terbatas. Bahkan, komisi yang secara khusus membahas sistem kesehatan suatu negara hanya berjumlah sekitar lima hingga enam.
âYang benar-benar Lancet Commission baru 129 dan yang fokus pada sistem kesehatan negara, baru lima atau enam. Karena itu Indonesia masuk dalam negara yang terpilih untuk menjalani Lancet Commission,â ucap dia.
Ia berharap semakin banyak peneliti Indonesia yang terlibat dalam komisi-komisi internasional. Menurutnya, sebagai negara besar, Indonesia perlu meningkatkan kontribusi dalam penelitian kesehatan global.
âHarusnya Indonesia makin lama makin banyak. Masuk sebagai anggota saja sudah sesuatu banget. Karena kita sebagai negara besar, dibandingkan yang lain sih kita ketinggalan,â kata Budi. ils/I-1
- Menkes
- lancet
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Doakan Keselamatan Bangsa di Zikir Kebangsaan Istiqlal
-
Pemerintah tetapkan tenor rumah subsidi hingga 40 tahun
-
Hoaks Jelang Muktamar NU, Gus Ipul Minta Warga Nahdliyin Jangan Mudah Terprovokasi
-
Sumedang Terus Perkuat Produktivitas Pertanian, meski Telah Surplus Beras
-
Pendapatan DKI Jakarta Capai Rp29,29 Triliun, PBB Jadi Penyumbang Terbesar
-
Pembangunan Berkelanjutan Butuh SDM Unggul
-
BMKG Prakirakan Cuaca Berawan Dominasi Sebagian Besar Wilayah Indonesia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.