- Home
-
- Megapolitan
-
- Bung Karno Festival 2026 R...
Bung Karno Festival 2026 Resmi Digelar, Jakarta Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Budaya
Sabtu, 20 Jun 2026, 19:55 WIBJakarta â Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyemarakkan Bulan Bung Karno melalui penyelenggaraan Bung Karno Festival 2026 yang menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, budaya, hiburan, serta pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Taman Proklamasi, Jakarta, Sabtu (20/6).
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, mengatakan rangkaian kegiatan telah dimulai sejak pagi hari dengan agenda yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga, kemudian dilanjutkan dengan festival yang menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno.
"Hari ini sebetulnya kegiatannya dari pagi. Kegiatan pagi itu dari Dinas Pemuda dan Olahraga, kemudian di siang hari kita tambah kegiatan festival dalam rangka Bulan Bung Karno," kata Rano di sela-sela acara.
Menurut dia, festival tersebut menghadirkan beragam kegiatan yang dapat dinikmati masyarakat, mulai dari senam bersama, bazar UMKM, wahana permainan anak, hingga pergelaran busana. Acara yang berlangsung hingga malam hari itu juga dimeriahkan oleh penampilan sejumlah musisi nasional, seperti J-Rocks dan Souljah, serta penyanyi dangdut lokal.
"Intinya hari ini adalah dalam rangka menyambut Bulan Bung Karno, kita buat kegiatan untuk masyarakat," ujarnya.
Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan festival tersebut sebagai upaya mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk merawat ingatan sejarah dan menghidupkan nilai-nilai kebudayaan bangsa.
Acara pembukaan dihadiri oleh Presiden ke-5 RI sekaligus putri Proklamator, Megawati Soekarnoputri, serta Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Dalam sambutannya, Rano yang juga bertindak sebagai Ketua Pelaksana Bung Karno Festival menegaskan bahwa menghormati Bung Karno bukan hanya mengenang sejarah, tetapi juga melanjutkan cita-cita perjuangannya melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila dan penguatan kebudayaan nasional.
"Menghormati Bung Karno berarti melanjutkan cita-citanya, menghidupkan Pancasila dalam tindakan, dan menjadikan kebudayaan sebagai jiwa bangsa, bukan sekadar hiasan panggung," katanya.
Ia menjelaskan bahwa Bulan Juni memiliki makna historis yang kuat karena bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, hari kelahiran Bung Karno pada 6 Juni, serta hari wafat Sang Proklamator pada 21 Juni.
Menurut Rano, Jakarta memiliki posisi istimewa sebagai kota tempat proklamasi kemerdekaan sekaligus miniatur Indonesia. Karena itu, pembangunan Jakarta tidak hanya harus berfokus pada kemajuan fisik dan teknologi, tetapi juga pada penguatan karakter, budaya, dan kesadaran sejarah masyarakat.
"Tugas kita bukan hanya membangun Jakarta yang tinggi gedungnya, tetapi juga luhur budinya dan luhung jiwanya. Sebab, kota yang lupa sejarah akan kehilangan arah," ujarnya.
Melalui Bung Karno Festival 2026, nilai-nilai Pancasila dan semangat berdikari diimplementasikan melalui berbagai kegiatan, seperti lomba meniru pidato Bung Karno bagi generasi muda, pelibatan pelaku UMKM yang memasarkan produk lokal, hingga pertunjukan seni budaya Nusantara.
Di tengah perkembangan teknologi dan dinamika sosial yang terus berubah, Rano juga mengajak masyarakat untuk menjaga persatuan dan solidaritas kebangsaan meskipun memiliki perbedaan pandangan.
"Kita boleh berbeda pilihan, berbeda pendapat, berbeda jalan, tetapi kita tidak boleh kehilangan solidaritas sebagai sesama anak bangsa," katanya.
Ia berharap Bung Karno Festival 2026 dapat menjadi ruang edukasi sekaligus inspirasi bagi generasi muda Jakarta untuk terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi bangsa tanpa melupakan akar budaya serta sejarah perjuangan Indonesia.
- Festival UMKM
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.