Mempercepat Penataan Drainase Simpang Lima untuk Mencegah Banjir
Jumat, 19 Jun 2026, 18:45 WIBSemarang - Pemerintah Kota Semarang mempercepat upaya penataan drainase di kawasan Simpang Lima yang berada di pusat kota untuk mencegah banjir dan memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Semarang Suwarto di Semarang, Jumat, menjelaskan penataan drainase dilakukan melalui berbagai pekerjaan teknis.
Tujuannya untuk meningkatkan kapasitas saluran air, di antaranya pembersihan saluran gendong di sekeliling Simpang Lima dari sedimentasi, sampah dan material lain yang dapat menghambat aliran air.
Ia menjelaskan normalisasi saluran dilakukan agar air hujan dapat mengalir lebih cepat dan tidak menumpuk di kawasan pusat kota.
Selain pembersihan saluran, DPU juga menambah pipa buang yang menghubungkan saluran gendong dengan saluran di lingkar dalam lapangan Pancasila Simpang Lima.
"Upaya ini dilakukan untuk mempercepat pembuangan air saat terjadi hujan deras, sehingga risiko genangan dapat ditekan," katanya.
Langkah tersebut merupakan kelanjutan dari berbagai program pengendalian genangan yang telah dilakukan Pemkot Semarang dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan kapasitas drainase yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat menikmati kawasan Simpang Lima dengan lebih nyaman tanpa terganggu genangan yang berpotensi muncul saat curah hujan tinggi.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya soal fisik, tetapi juga tentang menghadirkan manfaat nyata yang dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
"Kami ingin warga tetap nyaman beraktivitas, pedagang tetap bisa menjalankan usahanya, dan masyarakat dapat menikmati Simpang Lima kapan pun tanpa khawatir terganggu genangan saat hujan," katanya.
Menurut dia, Simpang Lima merupakan salah satu pusat aktivitas masyarakat, sekaligus wajah Kota Semarang, sehingga kualitas infrastruktur kawasan tersebut harus terus dijaga agar mampu mendukung mobilitas warga dan pertumbuhan ekonomi kota.
"Karena itu, penataan drainase terus kami lakukan sebagai bagian dari komitmen menghadirkan kota yang semakin nyaman dan tangguh menghadapi perubahan cuaca," katanya.
Ke depan, Pemkot Semarang akan terus melakukan pemantauan dan pemeliharaan rutin pada sistem drainase di berbagai titik rawan genangan.
"Langkah ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman, nyaman, dan produktif bagi masyarakat," katanya.
Agustina mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fungsi drainase dengan tidak membuang sampah ke saluran air, sebab keberhasilan pengendalian genangan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah dan warga.
Melalui penguatan infrastruktur dan partisipasi masyarakat, Pemkot Semarang optimistis kawasan Simpang Lima akan semakin siap menghadapi musim hujan, sehingga warga dapat terus beraktivitas dengan nyaman dan perekonomian kota tetap bergerak tanpa hambatan.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Tahura Djuanda Bandung Hadirkan Alternatif Wisata Alam dan Edukasi saat Lebaran
-
Revitalisasi Saluran Air di Batu Ampar untuk Mencegah Banjir
-
Eddy Soeparno Berikan Beasiswa Untuk Lulusan Terbaik Unpatti: Keberhasilannya Menginspirasi
-
DNA Eropa Madrid Kembali Berbicara, Vinicius Tegaskan “Semua Berubah” di Liga Champions
-
Banjir di Cibeber Perjalanan KA Siliwangi Dihentikan Sementara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.