Ekonomi Nasional Mendapata Keuntungan dari Perdamaian Amerika-Iran

Jumat, 19 Jun 2026, 05:42 WIB

JAKARTA – Dampak ekonomi juga diperoleh Indonesia atas tercapainya perdamaian Amerika dan Iran. Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi Danantara Pandu Sjahrir menilai kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran bakal memberikan dampak positif bagi stabilitas fiskal serta pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kalau kita pembacaannya, kalau ini betul sudah menemukan peace, sebenarnya bagus ya. Kita lihat dari harga minyak, kita mengharap akan ada stabilitas ekonomi yang lebih baik," kata Pandu di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis malam.

Ket. Foto: perang berakhir — Sumber: ist

Menurut Pandu, kepastian perdamaian di kawasan Timur Tengah tersebut akan sangat memengaruhi pergerakan harga komoditas global, terutama minyak mentah dunia. Jika stabilitas harga minyak dapat terjaga, hal tersebut diyakini akan memperkuat postur anggaran negara.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dampak positif dari meredanya tensi geopolitik global tersebut tidak hanya berhenti pada sektor energi, melainkan juga merembet ke sektor makroekonomi secara lebih luas. Hal ini diharapkan mampu memberikan ruang gerak yang lebih aman bagi pasar domestik.

"Tentunya juga berdampak positif kepada fiskal kita juga, dan tentunya nanti kepada perkembangan ekonomi. Jadi sebenarnya sih kita mengharap betul-betul dieksekusi dengan baik," ujar Pandu menambahkan.

Selain menyoroti isu geopolitik global, Pandu juga merespons dinamika kebijakan moneter dalam negeri terkait keputusan Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan pada hari yang sama, yaitu naik 25 basis poin (bps) menjadi 5,75 persen. Ia menyatakan pihak Danantara akan tetap mengikuti regulasi yang ditetapkan oleh otoritas terkait.

Pandu menegaskan bahwa sebagai lembaga pengelola investasi, Danantara siap mendukung setiap langkah yang diambil oleh para perumus kebijakan demi menjaga ketahanan ekonomi nasional. Pihaknya meyakini keputusan tersebut telah melalui kalkulasi yang matang dari sisi fiskal maupun moneter.

"Tentunya pasti support, mereka sudah memperhitungkan. Buat kami di Danantara sebagai pelaku ya kita, ya akan lakukanlah yang terbaik," ucap Pandu.

  • Perang Iran

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

RUU Masyarakat Adat Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat Adat SORONG – Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tandjung menegaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat

Pansus RUU Daerah Kepulauan Matangkan Skema Dana Khusus

Desa Pampang Bersolek dari Sisi SDM, Samarinda Kejar Lonjakan Wisatawan

Gen Z Sulit Cari Kerja, Ekraf Disiapkan Jadi Mesin Lapangan Kerja Baru

Jangan Sampai Krisis Pangan Saat Bencana, Bapanas Siapkan Rp1,2 Triliun

Kekayaan Intelektual Jangan Menganggur, Asensi Dorong Jadi Aset Produktif

UMKM Wajib Melek Digital, BI Bidik Akses Pembayaran Lebih Luas

Baznas Salurkan 1.900 Porsi Makanan untuk Warga Terdampak Gempa NTT.

Melalui Workshop Safety Training di Atas Kapal Pelni, Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran

Pemkot Bandung Buka Keran Akses Kredit UMKM dengan Bank BJB

ASENSI Dorong IP dan Licensing Revenue Baru bagi Indonesia

Pemkot Bandung Tegaskan PPPK Paruh Waktu Diperpanjang

Wali Kota Bandung Tegaskan Pengelolaan Kota Harus Berbasis Data

Pemkot Buka Bandung Great Sale 2026

Program "Gempolin" Bikin Warga Gempolsari Bandung Antusias Kelola Sampah

Karhutla Masih Berkobar di Way Kambas, Api Merembet ke Kawasan Konservasi.

Karhutla Kalteng Makin Serius, Presiden Prabowo Tambah 4 Helikopter Water Bombing

Presiden Prabowo Subianto Bertekad Hentikan Perluasan Karhutla dan Titik Api Baru di Kalimantan.

Presiden Prabowo Tambah 4 Helikopter Water Bombing untuk Padamkan Karhutla Kalteng.

Wali Kota: Bandung Tegaskan Kontribusi sebagai Ibu Kota Provinsi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.