Edukasi Pelajar Tentang Literasi Digital Lewat Program OB Van Teman FM
Kamis, 18 Jun 2026, 23:45 WIBKabupaten Bogor - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengedukasi pelajar mengenai literasi digital dan dunia penyiaran melalui program OB Van Teman FM Goes to School di SMP Negeri 2 Ciseeng, Kamis.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor Bambang Widodo Tawekal mengatakan program OB Van Teman FM Goes to School menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengenalkan perkembangan media komunikasi kepada pelajar sejak dini.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor memperkuat literasi informasi, komunikasi, dan penyiaran digital di kalangan generasi muda dengan menghadirkan pengalaman belajar langsung mengenai proses kerja media.
Menurut dia, radio tetap memiliki peran penting sebagai media informasi, edukasi, dan komunikasi yang relevan di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
"Melalui program OB Van Goes to School, kami ingin mengenalkan kembali peran penting radio sebagai media informasi, edukasi, dan komunikasi yang tetap relevan di tengah perkembangan teknologi digital," ujar Bambang.
Ia menjelaskan para siswa diperkenalkan pada proses penyiaran radio, produksi konten, hingga peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.
Selain mengenalkan Radio Teman FM sebagai radio milik Pemerintah Kabupaten Bogor, kegiatan tersebut juga dirancang secara interaktif agar siswa memperoleh pengalaman belajar yang menyenangkan.
"Kami ingin memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus menambah wawasan siswa tentang dunia komunikasi dan penyiaran. Dengan terlibat langsung, mereka dapat memahami bagaimana informasi yang benar dan bermanfaat disampaikan kepada masyarakat," katanya.
Bambang menambahkan program tersebut juga menjadi sarana kolaborasi antara Diskominfo dengan dunia pendidikan dalam mendukung pengembangan karakter, kreativitas, serta kemampuan literasi digital pelajar.
Ia berharap kegiatan serupa dapat mendorong generasi muda Kabupaten Bogor menjadi pribadi yang cerdas, kreatif, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi dan informasi.
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 2 Ciseeng Siti Rahmayanti mengapresiasi pelaksanaan program tersebut karena memberikan pengalaman baru bagi siswa untuk mengenal dunia komunikasi dan penyiaran secara langsung.
"Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga memotivasi siswa untuk lebih berani berkomunikasi, kreatif, dan percaya diri dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki," ujar Siti.
Menurut dia, metode pembelajaran yang interaktif membuat siswa lebih mudah memahami materi sekaligus meningkatkan keterampilan komunikasi yang dibutuhkan di era digital.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Mentrans: Pemerintah Dorong Industrialisasi Pertanian Ubi Jalar Kawasan Transmigrasi
-
MediaTek Gandeng Starlink Hadirkan Layanan Satelit Darurat pada Perangkat Seluler
-
Tiga Warga Distrik Sinak Terluka Akibat Penembakan OPM, Dievakuasi dengan Bantuan TNI dan Warga
-
Insiden Maybrat: Dua Prajurit TNI Angkatan Laut Gugur, Gubernur Papua Barat Daya Angkat Bicara
-
Semua Korban Tragedi Papua Harus Ditangani dengan Seksama
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.