Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Singapura akan Mendorong Adopsi AI Lebih Luas dan Aliran Data Lintas Batas di ASEAN

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 19:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia, Meutya Hafid, yang turut hadir dalam diskusi panel, menilai kerangka bersama akan memudahkan perusahaan teknologi beroperasi di seluruh ASEAN sekaligus meningkatkan daya tarik investasi kawasan.

“Kita dekat satu sama lain, tetapi kita berbeda satu sama lain. Kita memiliki budaya yang memiliki kekuatan dan kelemahan yang berbeda, peluang dan tantangan yang berbeda pula. Jadi dengan adanya kerangka kerja, saya pikir akan lebih mudah untuk mengundang investasi,” kata Meutya.

Teo menambahkan bahwa keberhasilan integrasi digital ASEAN akan bergantung pada kemampuan negara-negara anggota menciptakan interoperabilitas sistem dan regulasi, meskipun memiliki aturan nasional yang berbeda.

“Kekuatan ASEAN tidak pernah terletak pada kesamaan. Kekuatan ASEAN selalu tentang bekerja sama, meskipun berbeda,” ujarnya.

Ekonomi digital Asia Tenggara sendiri diperkirakan melampaui 300 miliar dolar AS pada 2025, didorong oleh pertumbuhan e-commerce, layanan digital, dan semakin luasnya adopsi teknologi AI di berbagai sektor ekonomi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

Sumut Resmi Larang Penggunaan Vape bagi ASN dan Non-ASN

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.