Malasyia Mencak-mencak Kebakaran Jenggot Dimasukkan ke Dalam Kelas Dua Sepak Bola Asean

Rabu, 17 Jun 2026, 10:10 WIB

JAKARTA – Ada kejadian unik di mana Malaysia marah-marah dan kebakaran jenggot karena oleh FIFA kesebelasan negeri tetangga itu dimasukkan ke dalam kelas dua di level Asean (tier dua).

Itu rilisan FIFA menjelang FIFA Asean Championship (FAC). Federasi sepak bola Malaysia merasa aneh karena posisi di ranking FIFA lebih tinggi dari Myanmar. 

Ket. Foto: bersiap-siap — Sumber: ist

Namun, faktanya Myanmara malah dimasukkan ke tier satu, dan Malaysia masuk tier dua. Alasan FIFA supaya kompetisi lebih seimbang karena kekuatan akan sedikit merata dengan adanya dua tier. Tier satu Indonesia, Vietnam, Thailand, Filipina, dan Myanmar. Sisanya masuk tier dua seperti Malaysia dan Brunei.

Rupanya Malaysia sakit hati dan tengah berupaya memprotes posisi tier ini. FAC akan dilaksanakan bulan September-Oktober di mana Indonesia menjadi tuan rumah utama.

Indonesia dikabarkan akan diperkuat beberapa pemain yang berlaga di luar seperti Luke Vickery dan Mitchell Baker. Kedua pemain keturunan ini diharapkan bisa memberikan kontribusi besar bagi Skuad Garuda dalam merealisasikan target yang sudah dipatok PSSI.

Timnas Indonesia sukses menjalani FIFA Series dan FIFA matchday. Kini tim arahan John Herdman bersiap melakoni sederet agenda sepanjang tahun 2026, di antaranya Piala AFF serta FIFA Asean Cup.

Jika tak ada aral melintang, Piala AFF akan bergulir dari 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang. Sedangkan FIFA ASEAN Cup direncanaka berlangsung dari 21 September hingga 6 Oktober.

  • AFF
  • Malaysia
  • FIFA Asean Championship -FAC

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.