Jakarta Kokoh Menuju Destinasi Sport Tourism

Senin, 15 Jun 2026, 01:10 WIB

JAKARTA – Pemprov Jakarta akan terus mendorong gaya hidup sehat dan memperkuat citra kota sebagai destinasi olahraga dan pariwisata internasional (sport tourism) yang berdaya saing global.

“Ajang ini semakin memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi sport tourism kelas dunia. Kehadiran pelari mancanegara menjadi bukti bahwa Jakarta semakin dipercaya sebagai tuan rumah penyelenggaraan event olahraga berskala internasional,” papar Wagub Jakarta, Rano Karno.

Ket. Foto: Podium Jakarta International Marathon 2026 di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (14/6). — Sumber: ANTARA/FAJAR SATRIYO

Dia mengatakan ini saat melepas rombongan lomba lari maraton, Minggu (14/6) di Monas, Jakarta Pusat. Ajang Jakarta Internasional Maraton (JIM) itu sedikitnya diikuti 45.000 orang.

Minggu kemarin adalah hari kedua penyelenggaraan JIM yang melibatkan sebanyak 25.000 pelari. Mereka mengikuti kategori jarak jauh yang terdiri atas 16.400 peserta untuk setengah maraton dan 8.600 peserta Maraton.

“Pemerintah Provinsi Jakarta, sangat bangga karena JIM terlaksana dengan baik,” ujar Wagub Rano. Antusiasme peserta dalama ajang tahun ini meningkat signifikan. BTN Jakarta International Marathon 2026 itu diikuti 45.500 pelari. Ini naik dari 31.000 peserta.

Peningkatan tersebut menunjukkan semakin tingginya kepercayaan dan minat masyarakat terhadap ajang lari internasional yang diselenggarakan di Jakarta. “Antusiasme peserta tahun ini meningkat sangat signifikan. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan dan minat masyarakat terhadap ajang lari internasional di Jakarta terus tumbuh,” tambah Rano.

Selain itu, sebanyak 1.012 pelari mancanegara ambil bagian dalam ajang ini. Kehadiran mereka menjadi bukti semakin kuatnya daya tarik Jakarta sebagai tuan rumah penyelenggaraan olahraga berskala internasional. Pemerintah Provinsi Jakarta berharap BTN Jakarta International Marathon dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan. Sebab ini semakin dinantikan masyarakat dan menjadi salah satu kalender olahraga internasional unggulan Jakarta. “Mudah-mudahan ini menjadi agenda tahunan dan masuk dalam kalender olahraga internasional Jakarta,” tandasnya.

Kegiatan lari maraton masih berkaitan denganperayaan HUT ke-499 Jakarta. Para peserta asing datang dari 55 negara.“Kerhasilan kegiatan lomba lari bertaraf internasional ini menjadi bukti bahwa Jakarta kondusif dan tetap dinamis,” tambah Rano.

Jakarta mampu menjadi tuan rumah kegiatan internasional ini wujud nyata adanya kesadaran semua pihak bahwa Jakarta adalah milik Bersama, maka haruas dijaga bersama-sama.

Rano berharap warga juga memperoleh dampak ekonomi dari kegiatan internasional tersebut. Maka, baik bila ini berlanjut tiap tahun. Dalam kesempatan ini, Rano juga menyampaikan rencana Pemprov Jakarta menggelar panggung hiburan di kawasan Bundaran HI, saat puncak perayaan HUT ke-499 Jakarta, 22 Juni nanti. “Saat HUT Jakarta, kita akan buat perayaan di bundaran HI,” ucapya.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu menjelaskan, JIM 2026 total dikuti sekitar 45.000 peserta dari 55 negara. Khusus untuk kategori maraton diikuti 8.200 peserta dan 1.012 di antaranya merupakan pelari mancanegara.

Tingginya angka peserta ini, menurutnya, berimbas terhadap hunian hotel di sekitar kawasan Sudirman sampai Senayan dan Thamrin yang dipenuhi para pelari asing. “Dampak ekonominya nanti kita hitung,” tuturnya.

Hari Pertama

Sementara itu, Gubernur Jakarta, Pramono Anung melakukan flag off BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026 kategori 5K dan 10K di kawasan Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada hari Sabtu (13/6). Pramono mengapresiasi para pelari yang berpartisipasi dalam ajang lari internasional tersebut. Ia berharap, penyelenggaraan Jakim tahun ini berlangsung lebih baik

Dia yakin penyelenggaraan kali ini lebih baik dari tahun lalu.

  • BTN JAKIM 2026

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.