Hadapi Ancaman Kemarau, Kementerian PU Bangun 10.789 Sumur Bor di Seluruh Indonesia
Selasa, 28 Jul 2026, 14:35 WIBJakarta - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memperkuat upaya antisipasi di sejumlah wilayah yang rawan kekeringan melalui pembuatan 10.789 sumur bor dengan kapasitas lebih dari 114 ribu meter kubik per detik.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur air tersebut memiliki peran strategis guna menjaga ketersediaan air dalam menghadapi potensi kekeringan saat musim kemarau, terutama pada lahan-lahan pertanian.
âKementerian PU terus berkomitmen membangun dan menyelesaikan infrastruktur pengelolaan air, seperti bendungan, bendung, embung, hingga waduk di berbagai daerah,â kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/7).
Dia menambahkan kehadiran infrastruktur ini sangat penting untuk mendukung ketersediaan air irigasi pertanian, menjaga produktivitas lahan, serta memastikan pasokan pangan tetap terjaga meskipun menghadapi tantangan musim kemarau atau perubahan iklim.
Tak hanya itu, berbagai infrastruktur air seperti bendungan, bendung, embung, hingga waduk turut dioptimalkan, guna menghadapi puncak musim kemarau panjang atau El Nino.
Langkah strategis lainnya adalah mengoptimalkan pola operasi bendungan dan jaringan irigasi agar distribusi air tetap efisien.
Kementerian PU juga memperkuat kesiapsiagaan dengan menyiagakan ratusan peralatan pendukung, mulai dari 125 unit mobile pump, 921 pompa alkon, hingga 49 mesin bor yang siap dikerahkan ke daerah terdampak.
Selain fokus pada infrastruktur, Kementerian PU juga melakukan inventarisasi wilayah rawan kekeringan serta mengedukasi masyarakat terkait langkah adaptasi.
Salah satunya melalui penerapan teknologi Irigasi Padi Hemat Air (IPHA) yang dinilai efektif dalam menghemat penggunaan air di sektor pertanian.
Di sisi lain, percepatan pembangunan berbagai infrastruktur air juga terus dilakukan, mulai dari bendungan, jaringan irigasi, jaringan irigasi air tanah (JIAT), hingga sumur bor. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan air nasional dalam jangka panjang.
Saat ini, terdapat 240 bendungan dengan total kapasitas tampung mencapai 7,89 miliar m3 disiagakan untuk menjaga ketersediaan air.
Selain itu, terdapat 601 situ dan danau dengan total volume tampungan mencapai 135,59 miliar meter kubik, serta lebih dari 1.000 tampungan air baku yang turut menopang kebutuhan air masyarakat.
- Ancaman Kekeringan
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pemkot: Capaian CKG dan Bulan Imunisasi Anak Sekolah di Kota Tangerang Sentuh 48 Persen
-
Petani manfaatkan pompa air saat musim kemarau
-
Lawatan Presiden Dewan ICAO ke Indonesia, Tinjau Pusat Pelatihan Penerbangan dan Layanan Navigasi Udara Nasional
-
Mentan Amran Copot Permanen 13 Pegawai Kementan Gara-gara Judol
-
Puncak Kemarau di Sumsel, Ancaman Kekeringan Mengintai
-
Runtuhnya Gletser Raksasa Jadi Bom Waktu Negara-negara di Kaki Himalaya
-
Warga memanfaatkan air sendang hutan saat musim kemarau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.