- Home
-
- Megapolitan
-
- DPRD DKI Dorong Perluasan ...
DPRD DKI Dorong Perluasan Kartu Transportasi Gratis Bagi 15 Kelompok
Selasa, 28 Jul 2026, 14:40 WIBJAKARTA - Komisi B DPRD DKI Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI memperluas jangkauan Program Kartu Transportasi Gratis bagi 15 kelompok masyarakat penerima manfaat. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum sekaligus mendukung target mobilitas berkelanjutan menjelang peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Syahroni, menilai kualitas infrastruktur dan layanan transportasi publik di ibu kota terus mengalami peningkatan. Meski demikian, tantangan utama saat ini adalah mengubah kebiasaan masyarakat agar beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke angkutan umum.
"Yang perlu ditingkatkan sekarang adalah tingkat pemanfaatannya," ujar Syahroni beberapa waktu lalu.
Menurutnya, operasional transportasi umum dibiayai pemerintah berdasarkan jarak tempuh layanan, bukan jumlah penumpang yang diangkut. Karena itu, semakin banyak masyarakat memanfaatkan angkutan umum, maka semakin optimal pula manfaat dari anggaran yang telah dialokasikan pemerintah.
Syahroni menilai sosialisasi Program Kartu Transportasi Gratis perlu diperluas agar seluruh kelompok penerima manfaat dapat segera memperoleh dan menggunakan fasilitas tersebut. Dengan cakupan yang lebih luas, program itu diharapkan mampu meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik dalam aktivitas sehari-hari.
"Pastikan seluruh penerima manfaat memiliki kartu transportasi gratis dan menggunakannya," tuturnya.
Ia mengapresiasi langkah Transjakarta yang membuka stan pelayanan di berbagai pusat kegiatan masyarakat untuk mempermudah proses pendaftaran serta penerbitan kartu. Upaya tersebut dinilai dapat mempercepat penyaluran layanan kepada masyarakat yang berhak menerima manfaat.
Selain memperluas akses program, Syahroni menekankan pentingnya edukasi mengenai sistem transportasi umum yang telah terintegrasi di Jakarta. Menurutnya, masih banyak warga yang belum memahami kemudahan berpindah moda transportasi dengan menggunakan satu sistem pembayaran.
"Masyarakat perlu mengetahui bahwa transportasi umum Jakarta kini sudah terintegrasi," ucapnya.
Ia juga mendorong pengembangan layanan Mikrotrans serta penyesuaian rute menuju kawasan permukiman, termasuk rumah susun. Akses transportasi yang semakin dekat dengan lingkungan tempat tinggal diyakini akan mendorong lebih banyak warga meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan angkutan umum.
Syahroni optimistis peningkatan akses layanan, perluasan sosialisasi, serta edukasi kepada masyarakat akan berdampak pada meningkatnya jumlah pengguna transportasi publik. Selain mendukung mobilitas warga, langkah tersebut juga diharapkan mampu membantu mengurangi kemacetan di Jakarta secara bertahap.
- Transportasi Publik
- kemacetan jakarta
- DPRD DKI Jakarta
- Pemprov DKI Jakarta
- Layanan Transportasi
- Transportasi Terintegrasi
- Kartu Gratis Transjakarta
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Paundra Zakirulloh
Berita Terkait:
-
Arah Kebijakan MUI DKI 2025–2030 Resmi Didukung Pemprov DKI Jakarta
-
Pemprov DKI Resmikan LRT Jakarta Velodrome-Manggarai pada Agustus 2026
-
Lantik 1.500 Pengurus FUHAB, Gubernur Pramono Tekankan Pentingnya Toleransi
-
FIFA ASEAN Cup 2026: Pemprov DKI Siapkan Lapangan Soemantri dan Banteng
-
Progres LRT Jakarta Velodrome–Manggarai 97,9 Persen, Siap Operasi Akhir Agustus
-
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditarget Selesai 2028, Diproyeksi Redam Banjir 20 Persen
-
Jakarta IP Market 2026 Resmi Dibuka, Dorong IP Lokal Tembus Global
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.