Haiti vs Skotlandia: Pertarungan Dua Tim yang Kembali ke Panggung Dunia
Sabtu, 13 Jun 2026, 08:30 WIBMASSACHUSSET - Dua negara yang telah lama menanti kembali tampil di panggung terbesar sepak bola dunia akan saling berhadapan di Boston Stadium, Massachusetts, Minggu (14/6) pagi WIB. Haiti menghadapi Skotlandia dalam laga pembuka Grup C Piala Dunia 2026.
The Grenadiers dan The Tartan Army sama-sama datang sebagai tim yang kurang diunggulkan di grup yang juga dihuni Brasil, juara dunia lima kali, serta Maroko, juara Piala Afrika terbaru.
Bagi Haiti, Piala Dunia kali ini memiliki makna khusus. Setelah absen selama 52 tahun, mereka kembali ke turnamen dunia untuk kedua kalinya sepanjang sejarah. Target utama Haiti adalah memperbaiki catatan debut mereka pada 1974 di Jerman, ketika mereka menelan tiga kekalahan beruntun dan kebobolan 14 gol.
Haiti memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah melewati perjalanan panjang di kualifikasi zona CONCACAF. Mereka meraih enam kemenangan dan dua hasil imbang dari 10 pertandingan, melewati dua fase grup sebelum mengunci kelolosan lewat kemenangan beruntun atas Kosta Rika (1-0) dan Nikaragua (2-0) pada November 2025.
Pencapaian Haiti menjadi semakin istimewa karena kondisi sulit di luar lapangan. Masalah keamanan domestik membuat mereka harus memainkan seluruh laga kandang di Curacao, yang berjarak sekitar 500 mil dari Haiti. Bahkan pelatih Sebastien Migne belum pernah menginjakkan kaki di pulau Karibia tersebut sejak menangani tim selama 18 bulan terakhir.
Dengan peringkat FIFA ke-83, Haiti menjadi salah satu negara dengan ranking terendah di Piala Dunia 2026. Mereka gagal menang dalam dua laga persahabatan awal tahun ini melawan Tunisia (0-1) dan Islandia (1-1), sebelum mencatat kemenangan besar 4-0 atas Selandia Baru.
Namun, persiapan mereka sedikit terganggu setelah kalah 1-2 dari Peru dalam laga pemanasan terakhir pekan lalu.
Menghadapi Skotlandia, Haiti sadar kemenangan menjadi sangat penting jika ingin menjaga peluang mencetak sejarah dengan lolos untuk pertama kalinya ke fase gugur.
Skotlandia akan menjalani penampilan kesembilan mereka di Piala Dunia. Ironisnya, kembalinya The Tartan Army ke turnamen justru mempertemukan mereka dengan Brasil dan Marokoâdua negara yang ikut membuat Skotlandia finis di dasar grup pada penampilan terakhir mereka di Piala Dunia 1998.
Skotlandia lolos ke Piala Dunia 2026 melalui kualifikasi dramatis. Mereka memenangkan empat dari enam pertandingan UEFA dan memastikan tiket ke Amerika Utara lewat kemenangan spektakuler 4-2 atas Denmark.
Kemenangan tersebut terasa istimewa karena dua gol pada masa tambahan waktu dari Kieran Tierney dan Kenny McLeanâyang mencetak gol dari garis tengah lapanganâmengantarkan mereka menjadi juara grup.
Pelatih Steve Clarke, yang baru memperpanjang kontrak selama empat tahun, sempat menghadapi hasil kurang ideal setelah kalah 0-1 dari Jepang dan Pantai Gading dalam laga uji coba Maret.
Namun, Skotlandia bangkit dengan kemenangan meyakinkan atas Curacao dan Bolivia dalam dua pertandingan terakhir.
Mereka menghancurkan Curacao 4-1 di Hampden Park sebelum menang 4-0 atas Bolivia pekan lalu.
Jika kembali mencetak empat gol saat menghadapi Haiti, Skotlandia akan mencatat sejarah baru: tiga kemenangan beruntun dengan minimal empat gol dalam setiap pertandingan, sesuatu yang terakhir mereka lakukan pada periode 1928-1929.
Menghadapi Haiti untuk pertama kalinya sepanjang sejarah, Skotlandia tahu tiga poin menjadi harga mati untuk memulai perjalanan menuju target besar.
Sebab, The Tartan Army masih memiliki catatan buruk di turnamen besar. Mereka belum pernah lolos dari fase grup dalam 12 penampilan sebelumnya di Piala Dunia dan Piala Eropa.
Berita Tim
Haiti tidak memiliki masalah cedera dan pelatih Sebastien Migne kemungkinan mempertahankan formasi 4-4-2 yang digunakan dalam dua laga uji coba terakhir melawan Selandia Baru dan Peru.
Kiper sekaligus kapten Johny Placide menjadi pemain tertua (38 tahun) dan dengan jumlah penampilan terbanyak (81 caps) dalam skuad Haiti. Ia diperkirakan akan dilindungi lini belakang yang diisi Carlens Arcus, Ricardo Ade, Hannes Delcroix, dan Martin Experience.
Gelandang Wolverhampton Jean-Ricner Bellegarde serta penyerang Sunderland Wilson Isidor diprediksi menjadi starter.
Isidor kemungkinan akan berduet dengan Duckens Nazon, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Haiti dengan 44 gol dari 78 pertandingan.
Di kubu Skotlandia, Billy Gilmour dipastikan absen karena cedera lutut.
Scott McTominay juga diragukan tampil setelah absen dalam latihan akibat masalah perut, begitu pula bek Scott McKenna.
Steve Clarke masih memiliki beberapa pilihan di lini tengah seperti Lewis Ferguson, Kenny McLean, Ryan Christie, dan pemain muda Manchester United Tyler Fletcher.
John McGinn diperkirakan tetap menjadi pilihan utama di sisi kiri dalam skema 4-4-2.
Lawrence Shankland mendapat peluang menjadi starter setelah tampil impresif dalam laga pemanasan dengan kontribusi tiga gol dan satu assist dalam kemenangan atas Curacao serta Bolivia.
Di bawah mistar, Clarke akan memilih antara Angus Gunn dan Craig Gordon. Gordon, 43 tahun, menjadi pemain tertua di Piala Dunia 2026.
Perkiraan Susunan Pemain
Haiti:
Placide; Arcus, Ade, Delcroix, Experience; Deedson, Jean Jacques, Bellegarde, Providence; Isidor, Nazon.
Skotlandia:
Gunn; Hickey, Hanley, Souttar, Robertson; Doak, McTominay, Ferguson, McGinn; Adams, Shankland.
- Haiti
- Skotlandia
- Piala Dunia 2026
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Benny Mudesta Putra
Berita Terkait:
-
Messi Terancam, Posisi Top Skor Piala Dunia Disamai Mbappe
-
Profil Semifinalis Piala Dunia 2026, Semuanya Pernah Juara tapi dengan Karakter Berbeda
-
Piala Dunia, Andreas Schjelderup Kejutkan Inggris dengan Gol Spektakuler
-
Hasil Piala Dunia 2026: Maroko Singkirkan Belanda dalam Adu Penalti yang Menegangkan
-
Spanyol Singkirkan Portugal 1-0, Gol Dramatis Mikel Merino Akhiri Karier Piala Dunia Cristiano Ronaldo
-
Harry Kane Cetak Dua Gol Dramatis, Inggris Lolos ke 16 Besar Piala Dunia usai Kalahkan RD Kongo 2-1
-
Piala Dunia, Prancis ke Semifinal, Deja Vu Kembali Atasi Maroko 2-0 seperti Tahun 2022
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.