Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ayo ke Jakarta Fair, Membidik Transaksi Rp8 Triliun

📅 Jumat, 12 Jun 2026, 08:34 WIB | Oleh:
Ayo ke Jakarta Fair, Membidik Transaksi Rp8 Triliun Doc: ist
Ket. jakarta fair

JAKARTA – Pesta rakyat tahunan Jakarta Fair sudah mulai kemarin yang dibuka Gubernur Jakarta Pramono Anung.

Pramono menargetkan jumlah pengunjung pameran Jakarta Fair Kemayoran pada tahun ini mencapai enam juta orang, dengan total transaksi lebih dari Rp8 triliun.

"Mudah-mudahan tahun depan lebih meriah, yang hadir lebih banyak, dan juga transaksinya buat UMKM lebih dari Rp9 triliun. Karena tahun lalu sudah lebih dari Rp7,3 triliun dan saya dengar tahun ini mudah-mudahan bisa Rp8 triliun UMKM transaksi di tempat ini," ujar Pramono.

Pramono berharap, pameran multiproduk yang menjadi salah satu ikon utama Jakarta ini dapat menarik kunjungan masyarakat baik dari Jakarta maupun luar kota.

Ia melanjutkan, saat ini Jakarta tercatat memberikan kontribusi terhadap GDP sebesar 16,67 persen. Sementara pertumbuhan ekonomi Jakarta sebesar 5,59 persen.

Tak hanya itu, Pemprov DKI pun terus berbenah diri untuk meningkatkan layanannya di sektor transportasi. Gubernur menyebut, konektivitas transportasi Jakarta semakin lengkap yang bahkan telah mencapai 93 persen.

Karena itu, ia mendorong masyarakat yang akan berkunjung ke Jakarta Fair Kemayoran agar memanfaatkan fasilitas transportasi umum yang tersedia.

"Termasuk acara-acara yang ada di Kemayoran ini mudah-mudahan bisa menghadirkan dan lebih gampang orang naik transportasi umumnya," kata dia.

Sementara Direktur Utama PT Jakarta International Expo, sekaligus Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026, Siti Hartati Murdaya menyampaikan, event tahunan Jakarta Fair Kemayoran ini digelar mulai 11 Juni hingga 12 Juli 2026 untuk memeriahkan HUT ke-499 DKI Jakarta.

Jakarta Fair merupakan pameran multiproduk terbesar, terlengkap, terlama di kawasan Asia Tenggara yang menampilkan beragam promosi produk unggulan dalam negeri dan mancanegara.

Pameran ini juga menjadi arena hiburan musik konser yang menampilkan 150 band top papan atas selama 32 hari. Pada tahun ini terdapat 2.800 perusahaan turut berpartisipasi dengan 1.800 stan.

Siti Hartati juga menyebut, gelaran Jakarta Fair tahun lalu mencatat 5,9 juta pengunjung dengan total transaksi mencapai Rp7,3 triliun.

"Capaian tersebut menunjukkan antusiasme masyarakat dan kepercayaan para pelaku usaha yang menjadikan Jakarta Fair sebagai salah satu promosi efektif berbagai produk-produk yang relevan," ujar Siti Hartati.

Event ini diharapkan dapat menjadi salah satu ruang yang mempertemukan pelaku usaha perdagangan dan perindustrian serta kreatif industri termasuk UMKM.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.