Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polresta Tanjungpinang Pastikan Isu Teror Pocong Hoaks

📅 Kamis, 11 Jun 2026, 16:21 WIB | Oleh:
Polresta Tanjungpinang Pastikan Isu Teror Pocong Hoaks Doc: ANTARA/Ogen
Ket. Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Tanjungpinang AKP Iwan Nopriawan.

TANJUNGPINANG -- Polresta Tanjungpinang, Polda Kepulauan Riau (Kepri) memastikan kabar teror pocong yang meresahkan masyarakat setempat dan sempat viral di berbagai grup media sosial adalah hoaks atau bohong.

Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polresta Tanjungpinang AKP Iwan Nopriawan mengatakan polisi telah menerima informasi kabar teror pocong itu dari warga sekitar, khususnya di sekitar Jalan Batu Naga, Kelurahan Batu IX, Kecamatan Tanjungpinang Timur.

"Kita sudah turunkan tim guna mengecek kebenaran informasi itu, dan ternyata hoaks. Masyarakat tidak perlu khawatir," kata AKP Iwan di Tanjungpinang, Rabu.

Dari hasil penyelidikan di lapangan, kata dia, isu teror pocong tersebut pertama kali disebarkan oleh akun media sosial Facebook anak berusia 13 tahun pada pekan lalu. Ia memuat gambar pocong dengan narasi sedang meneror rumah warga di Jalan Batu Naga pada malam hari.

Tak lama, informasi itu menyebar luas ke sejumlah grup Facebook dan WhatsApp, hingga memicu berbagai reaksi warganet. Sebagian warga percaya dan merasa khawatir, dan sebagian lainnya tidak percaya dengan isu teror pocong di Tanjungpinang.

"Setelah diselidiki, gambar pocong itu dibuat dengan efek AI. Jadi tidak benar," ujarnya.

Lanjut Kabag Ops menegaskan pihaknya telah melakukan pembinaan terhadap anak usia 13 tahun tersebut agar tidak mengulangi perbuatannya, dengan tidak menyebarkan informasi yang belum diketahui kebenarannya.

AKP Iwan turut mengimbau masyarakat lebih bijak menggunakan media sosial, karena di era disrupsi digital saat ini penyebaran informasi sangat masif, termasuk konten-konten hoaks.

Menurutnya penyebar hoaks bisa terancam sanksi pidana sesuai Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

"Sekarang ini zaman digital, di mana orang-orang bisa membuat konten foto atau video bohong dengan AI. Jangan mudah sebarkan dan percaya, dan polisi tetap aktif menindak lanjuti setiap penyebaran informasi hoaks di media sosial," ucapnya.

Sementara itu, seorang warga Jalan Batu Naga Tanjungpinang Fajar mengaku sempat khawatir dengan informasi teror pocong di wilayah tempat tinggalnya, terlebih isu ini menjadi modus pelaku kejahatan di sejumlah daerah di Indonesia.

"Kemarin sempat begadang, karena khawatir diteror pocong. Alhamdulillah, sekarang sudah mulai tenang, ternyata hoaks," ucap Fajar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

Sell Indonesia Jadi Trending di Pasar Keuangan, Apa Dampaknya bagi Ekonomi RI?

11 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.