Wamenaker Ajak Mahasiswa Perkuat Kompetensi Hadapi Dunia Kerja
Selasa, 09 Jun 2026, 09:31 WIBJAKARTA â Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mengajak mahasiswa untuk memperkuat kompetensi, pendidikan, hingga sertifikasi sebelum menghadapi dunia kerja yang semakin dinamis.
Wamenaker Afriansyah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (09/6), menjelaskan pendidikan menjadi fondasi utama dalam membangun pengetahuan, pola pikir, dan karakter mahasiswa.
âNamun demikian, bekal akademik saja belum cukup untuk menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang,â ujar dia.
Ia menekankan kompetensi dan sertifikasi menjadi elemen penting yang melengkapi pendidikan formal.
Sertifikasi kompetensi, kata Wamenaker, menjadi bentuk pengakuan atas kemampuan seseorang sesuai standar yang ditetapkan, sekaligus meningkatkan kepercayaan dunia usaha terhadap kualitas calon tenaga kerja.
âDi tengah perubahan yang begitu cepat, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga perlu memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan memperkuatnya melalui sertifikasi agar lebih siap bersaing di dunia kerja,â ujar Afriansyah.
Lebih lanjut, ia mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan masa perkuliahan sebagai ruang pengembangan diri melalui berbagai program peningkatan keterampilan, seperti pelatihan, magang, dan uji kompetensi.
âJadikan masa kuliah sebagai kesempatan untuk terus belajar dan mengasah kemampuan. Ikuti pelatihan, magang, serta uji kompetensi, karena pengalaman dan pengakuan atas kompetensi akan menjadi nilai tambah ketika memasuki pasar kerja,â katanya.
Selain itu, Afriansyah juga menekankan bahwa penguatan SDM tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga pelatihan, dan industri agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja.
Menurut dia, pendidikan, kompetensi, dan sertifikasi harus berjalan beriringan untuk menghasilkan tenaga kerja yang unggul dan berdaya saing.
âPendidikan memberikan dasar yang kuat, kompetensi menunjukkan kemampuan untuk bekerja, sedangkan sertifikasi menjadi bukti bahwa kemampuan tersebut telah memenuhi standar yang ditetapkan. Ketiga aspek ini harus berjalan beriringan untuk melahirkan SDM Indonesia yang unggul,â kata Wamenaker Afriansyah.
Ia menambahkan, penguatan tiga aspek tersebut diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja yang adaptif, produktif, dan siap menghadapi perubahan, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di tingkat global.
Redaktur: Bambang Wijanarko
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
BNPB: Api karhutla di Sumsel dan Kalteng berhasil dipadamkan
-
Keluarga Korban Banjir di Bali Dapat Santunan Rp45 Juta
-
AS Bakal Longgarkan Sanksi Atas Kuba
-
Apple Luncurkan Alat Baru untuk Pindah dari Spotify ke Apple Music, Dukung Transfer Lintas Platform
-
Koperasi Desa Merah Putih Dorong Ekonomi Syariah, Ferry Juliantono Ungkap Strateginya
-
Film: Sampai Jumpa, Selamat Tinggal.
-
Daftar 22 Kendaraan Mewah di KPK Hasil OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.