Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mobil Penimbun BBM Meledak di SPBU

📅 Selasa, 09 Jun 2026, 16:11 WIB | Oleh:
Mobil Penimbun BBM Meledak di SPBU Doc: ANTARA/Ali Nur Ichsan
Ket. Polres Nabire memasang garis polisi terhadap mobil yang meledak saat mengisi BBM di SPBU Oyehe, Nabire, Senin (8/6).

NABIRE --  Polres Nabire penyelidikan dugaan penimbunan BBM terkait meledaknya satu unit mobil Toyota Avanza bernomor polisi PA 1884 KE saat melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Oyehe, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, Senin sore.

Kasat Reskrim Polres Nabire Iptu Bogi Transtanto di Nabire, Selasa mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan pengemudi kendaraan untuk dimintai keterangan.

“Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi guna mendukung proses penyelidikan,” ujarnya.

Menurut dia, operasional SPBU Oyehe saat ini dihentikan sementara untuk kepentingan investigasi dan diperkirakan dapat kembali beroperasi setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan.

“Seluruh fakta terkait penyebab ledakan masih dalam tahap pendalaman sehingga kita imbau seluruh masyarakat dapat menunggu hasil resmi penyelidikan aparat,” katanya.

Sales Manager I Pertamina Papua Tengah Muhammad Rinaldi Suryanto membenarkan adanya insiden ledakan saat proses pengisian BBM berlangsung di SPBU Oyehe.

Ia mengatakan Pertamina bersama Polres Nabire dan Polda Papua Tengah telah melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.

"Untuk saat ini kami masih belum bisa memberikan informasi lebih lanjut karena proses investigasi sedang berlangsung. Jika nanti ada perkembangan mengenai proses maupun metode kejadian, akan kami sampaikan," katanya.

Menurut dia, Pertamina selama ini terus melakukan sosialisasi terkait tata cara pengisian BBM yang aman serta larangan penggunaan wadah yang tidak sesuai ketentuan.

Ia menjelaskan, operator SPBU melakukan pengisian langsung ke tangki kendaraan sesuai prosedur yang berlaku. Namun pihaknya masih mendalami sejumlah temuan di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, di dalam kendaraan ditemukan sejumlah jerigen. Namun Pertamina belum dapat memastikan keterkaitan temuan tersebut dengan insiden ledakan.

"Kami masih mendalami apakah jerigen yang ditemukan di dalam kendaraan terhubung langsung ke tangki atau berisi produk lain. Rekaman CCTV juga sudah kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk membantu proses penyelidikan," ujarnya.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, petugas menemukan 17 jerigen BBM di dalam mobil dan delapan di antaranya telah terisi BBM subsidi jenis Pertalite.

Selain itu, petugas juga menemukan alat serta sambungan pipa yang terhubung dengan corong pengisian BBM dan mengarah ke jerigen yang berada di dalam kendaraan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Ekonomi
IHSG Anjlok 4,31 Persen Usa...

Pemkot Bandung Resmikan RTH Pasirwangi

33 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
Pemkot Bandung Resmikan RTH...
Megapolitan
BPBD: Tangerang Berpotensi ...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.