Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bulog Diperintahkan Serap Gabah Sebanyak-banyaknya, Gudang Baru Disiapkan di Kotim

📅 Senin, 08 Jun 2026, 11:35 WIB | Oleh:
Bulog Diperintahkan Serap Gabah Sebanyak-banyaknya, Gudang Baru Disiapkan di Kotim Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur Muhammad Azwar Fuad

Perum Bulog Cabang Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menambah gudang penyimpanan beras agar bisa menampung semua stok sehingga penyerapan gabah/beras hasil panen petani bisa dilakukan secara optimal.

"Kami sudah menambah gudang sehingga sekarang khusus untuk gudang sewa itu ada tiga gudang," kata Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Kotawaringin Timur Muhammad Azwar Fuad di Sampit, Senin.

Dia menjelaskan sesuai instruksi Bulog memang diperintahkan menyerap sebanyak-banyaknya gabah hasil panen petani, sehingga memerlukan gudang yang memadai.

Fuad menjelaskan Bulog memiliki dua gudang sendiri, yakni di Jalan Jenderal Sudirman dan MT Haryono. Dua gudang tersebut hanya bisa menampung 4.500 ton beras, sedangkan stok beras yang ada saat ini sudah ada 7.200 ton sehingga perlu menambah gudang penyimpanan.

Tahun ini Bulog Kotawaringin Timur diberi target minimal menyerap 16.000 ton gabah kering panen (GKP) dari petani di wilayah kerja mereka yang meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur, Katingan dan Seruyan.

Untuk itu diperlukan tambahan gudang agar stok beras yang dihasilkan bisa ditampung dan disimpan dengan baik karena gudang milik Bulog sudah terisi penuh.

Saat ini Bulog Kotawaringin Timur telah menyewa tiga gudang yang berlokasi di Jalan Samekto, Remiling dan Wengga Metropolitan. Dari tiga gudang tersebut, gudang di Wengga Metropolitan memiliki kapasitas paling besar karena diperkirakan bisa menampung sekitar 2.000 ton beras.

Saat ini Bulog diinstruksikan menyerap gabah sebanyak-banyaknya. Selain untuk membantu petani, hal ini juga sebagai langkah pengamanan stok menjelang tibanya kemarau dan mengantisipasi dampak El Nino yang dikhawatirkan berpengaruh terhadap produksi pertanian.

Bulog akan menyerap berapapun hasil panen petani. Dengan gudang yang ada, Fuad yakin semua hasil serapan gabah dan beras bisa ditampung dengan baik sehingga ketahanan stok beras selalu terjaga.

Harga pembelian pemerintah (HPP) yakni Rp6.500 per kilogram GKP, dinilai cukup menguntungkan petani. Dampaknya, jika gabah terserap maka pendapatan petani relatif lebih stabil sehingga diharapkan tidak terlalu terdampak terhadap kenaikan harga karena penghasilannya cukup baik.

Khusus di Kotawaringin Timur, Bulog sudah menyerap 3.500 ton gabah kering panen (GKP). Semua berasal dari petani di Desa Lampuyang Kecamatan Teluk Sampit yang memang merupakan daerah lumbung padi Kotawaringin Timur.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Xi Jinping Kunjungi Korea U...

Pejabat Nge-gim Saat Jam Kerja Sangat Tidak Pantas

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pejabat Nge-gim Saat Jam Ke...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.500/...
Megapolitan
Pemkot Jakarta Timur Perbai...
Nasional
PT Pertamina Patra Niaga Do...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

BMKG: 8 Wilayah di Sulawesi Utara Masih Siaga Tsunami Usai Gempa M7,7

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.