Pemkot Tangerang Siapkan SD Swasta Gratis Bagi Siswa Tak Lolos SD Negeri

Jumat, 05 Jun 2026, 14:19 WIB

TANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, melalui Dinas Pendidikan telah menyediakan 63 Sekolah Dasar (SD) swasta sebagai alternatif ketika siswa tidak diterima di sekolah negeri karena keterbatasan jumlah kursi dibanding jumlah pendaftar.

“Bagi masyarakat yang belum berkesempatan masuk ke SD negeri, tidak perlu khawatir. Pemkot Tangerang telah menyiapkan sekolah swasta gratis yang menjadi mitra pemerintah, sehingga seluruh anak usia sekolah tetap bisa mendapatkan layanan pendidikan,” kata Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Tangerang Wahyudi Iskandar di Tangerang, Jumat (5/6).

Ket. Foto: Sejumlah siswa sedang bermain di lapangan sekolah dasar negeri di Kota Tangerang. — Sumber: ANTARA

Berdasarkan data, lanjutnya, jumlah pendaftar diperkirakan mencapai sekitar 25.000 calon murid, sedangkan kuota SD negeri hanya 18.000 kursi.

Namun demikian, kata dia, masyarakat diminta tidak cemas apabila nantinya belum memperoleh kursi di sekolah negeri. Pemkot Tangerang telah bekerja sama dengan 63 sekolah swasta untuk memastikan seluruh anak tetap mendapatkan akses pendidikan.

"Kami pastikan seluruh anak di Kota Tangerang mendapatkan akses pendidikan secara gratis," ucap Wahyudi.

Sementara itu pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SD negeri di Kota Tangerang tahun ajaran 2026/2027 masih berlangsung.

Proses pendaftaran, verifikasi, dan validasi, data calon murid terus berlangsung sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Seluruh data pendaftar yang masuk ke dalam sistem terus diproses dan diverifikasi guna memastikan pelaksanaan SPMB berjalan transparan dan akuntabel.

“Seluruhnya dilakukan secara online, tidak ada titip-titipan. Karena memang semua sudah dilakukan secara satu sistem online yang transparan dan akuntabel,” kata Wahyudi.

Dinas Pendidikan juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan kanal informasi praspmb.tangerangkota.go.id dan layanan pengaduan 0811-1342-488 apabila mengalami kendala selama proses SPMB berlangsung.

Pelaksanaan SPMB 2026 jenjang SD diawali melalui jalur disabilitas pada 2-3 Juni 2026, jalur mutasi pada 5 Juni 2026, jalur afirmasi pada 8 Juni 2026, jalur domisili lingkungan pada 10 Juni 2026, jalur domisili wilayah pada 12-23 Juni 2026, serta jalur domisili umum atau luar kota pada 17 Juni 2026.

  • SPMB 2026

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.