SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi akan Dibangun pada 2027

Selasa, 21 Jul 2026, 16:58 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah mengatakan bahwa anggaran untuk pembangunan kembali SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi telah disiapkan dan ditargetkan mulai dibangun pada 2027.

"Tadi sudah kroscek Kadis Pendidikan, infonya anggaran sudah masuk di 2026-2027 untuk perencanaannya. Jadi di 2027 mulai anggarannya," kata Ima di Jakarta, Selasa (21/7).

Ket. Foto: Aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan sementara masih menggunakan lapangan dan musala, Jakarta, Selasa (21/7). — Sumber: ANTARA/Luthfia Miranda Putri

Ima menjelaskan, pembangunan sekolah tersebut sempat tertunda karena penyesuaian anggaran atau refocusing.

Kendati demikian, Ima telah meminta kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar sekolah tersebut segera dibangun kembali agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung normal.

"Memang kemarin anggarannya kan beberapa refocusing, beberapa yang dikurangi dan sebagainya. Tapi saya minta Kepala Dinas segera dibangun," jelas Ima.

Sambil menunggu pembangunan sekolah tersebut, ia berharap anak-anak tetap belajar dengan baik di sekolah-sekolah sekitar.

Tak hanya SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Ima mengaku dirinya juga meminta Disdik DKI Jakarta untuk mendata seluruh sekolah yang mengalami kerusakan di ibu kota.

Ia menilai, sekolah dengan tingkat kerusakan berat harus menjadi prioritas untuk direhabilitasi.

"Kita minta Dinas Pendidikan mendata mana saja sekolah yang kondisinya (kerusakan) berat, rehabilitasi total, mana yang sedang dan ringan. Yang berat harus diproses lebih dulu," papar Ima.

Anggaran Dirancang 2025

Sementara itu, Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan menyatakan anggaran renovasi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama telah dirancang pada 2025 lalu.

"Kalau secara anggaran, sebenarnya sudah masuk di perencanaan. Sudah masuk di dokumen perencanaan (Detail Engineering Design/DED) 2025," kata Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Selatan, Santoso kepada wartawan di Jakarta, Selasa.

Santoso mengatakan diharapkan anggaran tersebut bisa segera terealisasi. Namun semua itu butuh proses mekanisme bertahap yang harus dilalui.

Terlebih, juga direncanakan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi akan digabung dengan SDN Kebayoran Lama 11 Pagi akan digabung.

"Sebenarnya ini kan sekolah KLS 09 dan KLS 11 itu mau digabung jadi satu. Kemudian yang dibangun itu di KLS 09, KLS 11 itu untuk akses gitu. Itu rencananya," kata dia.

Dia menegaskan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang mengupayakan percepatan proses penanganannya.

"Dalam waktu dekat, nanti kita akan bersihkan puing-puing bangunan," kata dia.

Berdasarkan pantauan di lokasi, di gedung sekolah yang roboh telah terpasang garis kuning peringatan sebagai tanda agar warga menjaga jarak untuk menghindari bahaya.

Kini, tercatat sebanyak 274 siswa kelas 1-6 masih bersekolah lantaran banyak yang pindah. Angka itu menurun lantaran dulunya terdapat 300 siswa.

SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan roboh saat Pilkada DKI Jakarta pada 27 November 2024 berlangsung.

Empat kelas dan satu ruangan Unit Kesehatan Sekolah (UKS) SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menjadi terdampak.

Saat itu terjadi hujan deras turun di sore hari hingga gedung sekolah itu perlahan roboh. Dari kejadian tersebut memang tak ditemukan korban jiwa. Namun, orang tua tentu merasa resah jika gedung itu semakin ambruk hingga membahayakan banyak orang.

Sejak itu, orang tua terus meminta kejelasan kepada pihak sekolah, namun belum ada kepastian hingga kini.

Dia berharap Pemerintah Provinsi DKI membantu sekolah agar bisa dibangun kembali menjadi lebih baik dan nyaman bagi para siswa. Terlebih, kegiatan mengaji menjadi tertunda karena peristiwa tersebut. Ant

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Opik

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.