DPRD Situbondo Dorong Alokasi APBD untuk Pemberdayaan Masyarakat Sambut Program MBG

Selasa, 02 Jun 2026, 02:25 WIB

SITUBONDO - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mendorong pemerintah daerah setempat untuk bergerak cepat menelurkan infrastruktur kebijakan alokasi anggaran khusus demi menyambut program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

"Respons di tingkat daerah ini menjadi penting agar daerah tidak sekadar menjadi penonton atau konsumen pasif dari anggaran pusat," kata Sekretaris Komisi II DPRD Situbondo H Faisol Abd Syakur Jalil di Situbondo, Senin.

Ket. Foto: Sekretaris Komisi II DPRD Situbondo H Faisol Abd Syakur Jalil mengusulkan program pemberdayaan masyarakat untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). — Sumber: ANTARA/Novi Husdinariyanto

Menurut dia, pemerintah daerah harus mampu menyambut dua program ini dengan mengambil langkah dan salah satunya sinergi dan keberanian mengalokasikan anggaran melalui anggaran pendapatan dan belanja desa (APBDes) dan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Pemkab Situbondo, lanjut Faisol, bisa membuat kerangka atau infrastruktur kebijakan, baik melalui dana APBDes maupun ABPD, dengan mengalokasikan anggaran khusus untuk program pemberdayaan masyarakat, khusus bagi keluarga prasejahtera.

"Misal kegiatan rintisan peternakan ayam petelur skala rumah tangga, karena secara kalkulasi ekonomi mikro, skema ini sangat masuk akal," kata dia

Faisol menyampaikan, dengan stimulus dana sekitar Rp20 juta per desa, anggaran tersebut dapat dialokasikan sebagai modal awal untuk ternak ayam petelur dengan menyasar 10 kepala keluarga prasejahtera maupun rumah tangga produktif.

Jika dalam satu rumah tangga mendapatkan modal awal untuk kandang dan 10 ekor ayam petelur dengan asumsi produktivitas yang optimal, kata dia, mereka dapat memanen rata-rata 9-10 butir telur per hari.

Dengan estimasi harga telur di pasar lokal, maka setiap keluarga akan mengantongi pendapatan kotor sekitar Rp20.000 hingga Rp25.000 per hari.

Bagi keluarga perdesaan, pendapatan yang konsisten tersebut tentu sangat berarti untuk menopang daya beli serta kebutuhan pokok harian bagi warga prasejahtera.

"Oleh karena itu, kami mendorong Pemkab Situbondo bergerak cepat untuk membangun dan mematangkan infrastruktur pendukung untuk menyambut integrasi program MBG dan KDKMP," kata anggota DPRD Situbondo dari Fraksi PPP itu.

Dia mengatakan, dalam program pemberdayaan masyarakat itu tak perlu lagi bingung mengenai pemasaran telur ayam, karena dalam ekosistem program Presiden Prabowo ini, rantai pasoknya sudah terdesain sangat jelas.

Karena, hasil panen telur ayam dari peternak skala rumah tangga itu bisa ditampung langsung oleh Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, dan selanjutnya KDKMP bertindak untuk menyalurkan pasokan telur ayam segar itu ke SPPG terdekat guna memenuhi kebutuhan menu harian program MBG.

"Kita, di daerah harus menjadi penyedia utama, dan memegang kendali atas rantai pasok program Makan Bergizi Gratis," ujar Faisol.

Dengan demikian, kata dia, keuntungan terbesar adalah terjadinya perputaran uang di tingkat desa, dan anggaran besar dari pemerintah pusat melalui program MBG di Situbondo, tidak akan "bocor" keluar daerah, justru akan terus berputar di daerah setempat.

Faisol menambahkan, selain lewat program pemberdayaan ternak ayam petelur skala rumah tangga, pemerintah daerah juga bisa memberikan stimulus kepada rumah tangga produktif untuk budi daya sayuran, dengan memanfaatkan lahan pekarangan.

"Selain telur dan daging, kebutuhan operasional dapur umum SPPG, setiap harinya juga butuh sayuran. Dengan demikian, maka kebutuhan dapur umum SPPG tidak perlu lagi didatangkan dari luar kabupaten," tutur dia.

  • koperasi desa merah putih
  • program mbg
  • pemberdayaan masyarakat
  • dprd situbondo

Redaktur: alfred

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.