- Home
-
- Luar Negeri
-
- Tiongkok Gelar Latgab Mili...
Tiongkok Gelar Latgab Militer Dekat Scarborough Shoal
Senin, 03 Agu 2026, 02:40 WIBBEIJING - Tiongkok pada Sabtu (1/8) mengatakan telah melakukan latihan militer dan penjaga pantai di dekat Scarborough Shoal, sebuah terumbu karang yang diperebutkan di Laut Tiongkok Selatan (LTS). Latihan ini diklaim sebagai bentuk unjuk kekuatan setelah bentrokan baru-baru ini dengan Filipina di perairan yang disengketakan.
Filipina dan Tiongkok saling memperebutkan kedaulatan atas gugusan karang tersebut, yang kaya akan sumber daya perikanan dan saat ini dikuasai oleh Beijing.
Tiongkok melakukan latihan gabungan angkatan laut dan udara di dekat terumbu karang pada Sabtu, kata seorang juru bicara dari Komando Wilayah Selatan Angkatan Darat Tiongkok.
"Ini adalah tindakan yang diperlukan yang diambil mengingat situasi terkini di LTS dan sebagai tanggapan terhadap tindakan negara-negara tertentu di kawasan tersebut yang telah merusak perdamaian dan stabilitas regional," kata juru bicara itu.
Stasiun televisi CCTV menayangkan rekaman dua kapal perang yang berpatroli di laut dan sebuah pesawat yang lepas landas dari bandara dengan iringan musik pop patriotik.
Penjaga pantai Tiongkok juga mengatakan pada Sabtu bahwa mereka telah melakukan latihan di dekat terumbu karang sepanjang hari, yang berfokus pada operasi yang mencakup pencarian dan penyitaan, pencegahan masuk secara paksa, dan penarikan paksa.
Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa pihaknya akan dengan tegas melindungi kedaulatan teritorial dan hak serta kepentingan maritim Tiongkok.
Klaim Kedaulatan
Beijing mengklaim kedaulatan atas hampir seluruh LTS, jalur perdagangan global yang vital, meskipun ada putusan internasional yang menyatakan bahwa klaimnya tidak memiliki dasar hukum.
Beberapa negara di kawasan itu, termasuk Filipina, memiliki klaim teritorial yang tumpang tindih dengan klaim Tiongkok, dan perselisihan sering terjadi di jalur perairan yang dijaga ketat tersebut.
Tiongkok pekan lalu mengatakan pihaknya mengambil langkah-langkah yang setelah mengerahkan meriam air ke sebuah kapal Filipina, menuduh Manila melakukan tindakan yang melanggar dan provokatif dan mengutuk kehadiran kru televisi di atas kapal tersebut.
Manila membalas dengan mengatakan bahwa mereka berupaya memasok kembali kebutuhan nelayan dan menuduh kapal Tiongkok melakukan manuver yang sembrono.
Tiongkok pada Sabtu juga merilis peraturan baru untuk mengelola apa yang disebutnya sebagai cagar alam di sekitar Scarborough Shoal tahun lalu, menurut kantor berita Xinhua.
"Tanpa izin, penangkapan ikan, penambangan, pengumpulan karang, terumbu karang, kerang raksasa, dan aktivitas lain yang merusak spesies laut langka dan ekosistem alami dilarang," demikian bunyi pernyataan tersebut.
Aturan tersebut diterbitkan sehari setelah Filipina mengatakan akan menyerahkan peta navigasi resmi Scarborough Shoal dan perairan sekitarnya kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa pada pekan ini. AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: AFP
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.