BNPB Laporkan Ratusan Warga Manado Mengungsi akibat Banjir
Minggu, 31 Mei 2026, 01:25 WIBJAKARTAÂ - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 747 warga mengungsi akibat banjir yang merendam sejumlah kawasan permukiman di Kota Manado. Bencana terjadi setelah saluran air meluap akibat tingginya intensitas hujan.
Selain itu, sebanyak 968 jiwa terdampak dalam kejadian tersebut. Jumlah itu berasal dari 314 kepala keluarga di wilayah terdampak.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari mengatakan, sebagian warga terpaksa meninggalkan rumah demi keselamatan. "Sebanyak 215 kepala keluarga atau 747 jiwa terpaksa mengungsi, bahkan mereka berpindah ke lokasi yang dinilai lebih aman," kata Abdul Muhari, Sabtu (30/5).
Luapan air menyebabkan sedikitnya 468 rumah warga terendam banjir. Ketinggian genangan bervariasi di sejumlah titik permukiman.
Wilayah terdampak tersebar di lima kelurahan pada empat kecamatan. Kawasan tersebut berada di berbagai titik Kota Manado.
Permukiman yang terdampak meliputi Kelurahan Pakowa dan Paal IV. Selain itu, Dendengan Dalam, Komo, dan Ternate Tanjung juga terendam.
Kondisi banjir dilaporkan mulai berangsur surut sejak Jumat (29/5) sore. Warga perlahan kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan lingkungan.
Material lumpur masih terlihat di sejumlah kawasan permukiman. Pembersihan dilakukan warga bersama petugas di lapangan.
BNPB memastikan kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi. Penanganan dilakukan melalui koordinasi petugas gabungan.
"Penanganan logistik dan tempat penampungan darurat telah diakomodasi. Kebutuhan dasar warga terus menjadi perhatian petugas," ujar dia.
Pemerintah terus memantau perkembangan kondisi di lokasi terdampak. Upaya pemulihan dilakukan agar aktivitas masyarakat segera kembali normal. ils/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
WALHI Jabar Apresiasi Keterbukaan EIGER Nature dalam Pengelolaan Lingkungan
-
Pulau Flores Diproyeksikan Menjadi Destinasi Utama Wisata Rohani Katolik. Ikuti Camino de Flores 23-27 Oktober
-
Bisa Lacak Posisi Ikan dan Cuaca Buruk, Pemkot Pariaman Desak BMKG Aktifkan Radar Laut
-
Manchester City Dinyatakan Bersalah Langgar Aturan Finansial Premier League
-
50 Tahun Tragedi Thammasat, Aktivis Muda Tailan Masih Hadapi Ancaman Penjara dan Pengasingan
-
Investasi Data Center Membesar, Pemerintah Siapkan Jurus Koordinasi Nasional
-
Stasiun KA Duri, 12 Penumpang Luka Akibat Kecelakaan Eskalator
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.