Air New Zealand dan Singapore Airlines Perluas Jaringan, Tambah 72 Ribu Kursi ke Selandia Baru
Minggu, 31 Mei 2026, 21:52 WIBJAKARTA â Air New Zealand dan Singapore Airlines (SIA) memperluas kerja sama jaringan penerbangan mereka dengan menambah kapasitas dan konektivitas antara Singapura dan Selandia Baru pada periode operasional musim dingin 2026 atau Northern Winter 2026, yang berlangsung dari 25 Oktober 2026 hingga 27 Maret 2027.
Ekspansi ini dilakukan melalui penambahan frekuensi penerbangan ke Auckland serta peluncuran rute non-stop baru Air New Zealand yang menghubungkan Singapura dan Christchurch. Langkah tersebut diambil untuk mengakomodasi meningkatnya permintaan perjalanan antara kedua negara sekaligus memperkuat akses menuju berbagai destinasi di Asia dan Eropa.
Dalam pengumuman bersama yang dirilis pada 29 Mei 2026, Air New Zealand menyatakan akan mengoperasikan tiga penerbangan mingguan rute SingapuraâChristchurch menggunakan pesawat Boeing 787 selama musim dingin 2026. Kehadiran layanan baru ini akan melengkapi penerbangan Singapore Airlines ke Christchurch yang saat ini beroperasi hingga 12 kali per minggu.
Dengan demikian, kedua maskapai akan menyediakan total 15 penerbangan mingguan ke Christchurch selama periode puncak perjalanan antara November 2026 hingga Februari 2027.
Selain itu, Air New Zealand juga akan menambah empat penerbangan mingguan menuju Auckland menggunakan armada Boeing 777 dan Boeing 787. Di sisi lain, Singapore Airlines akan menyesuaikan jadwal penerbangannya dari tiga kali sehari menjadi dua kali sehari, namun dengan kapasitas yang lebih besar.
Untuk mendukung peningkatan kapasitas tersebut, SIA akan mengoperasikan pesawat Airbus A380 pada layanan harian SQ285 dan SQ286 ke Auckland, menggantikan Boeing 777-300ER yang selama ini digunakan pada rute tersebut.
Pesawat Airbus A380 milik Singapore Airlines menawarkan total 471 kursi yang terbagi dalam empat kelas kabin, yakni enam kursi Suites, 78 kursi Business Class, 44 kursi Premium Economy Class, dan 343 kursi Economy Class. Penggunaan pesawat berbadan lebar ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus memenuhi tingginya permintaan perjalanan antara Singapura dan Selandia Baru.
Melalui penyesuaian jaringan tersebut, kapasitas kursi gabungan Air New Zealand dan Singapore Airlines antara Singapura dan Selandia Baru akan meningkat sekitar 17 persen mulai akhir Oktober 2026. Tambahan kapasitas tersebut setara dengan sekitar 72.000 kursi, sehingga total kapasitas yang tersedia selama periode Northern Winter 2026 akan melampaui 490.000 kursi.
Chief Operations and Alliances Officer Air New Zealand, Michael Williams, mengatakan kemitraan dengan Singapore Airlines memiliki peran strategis dalam menghubungkan Selandia Baru dengan berbagai pasar internasional.
Menurutnya, perluasan layanan tersebut memberikan lebih banyak pilihan bagi wisatawan yang melakukan perjalanan bisnis, berlibur, maupun mengunjungi keluarga dan kerabat. Ia juga menilai Singapura sebagai salah satu hub penerbangan global yang penting untuk menghubungkan wisatawan dari Asia Tenggara, India, Inggris, dan Eropa menuju Selandia Baru.
âPeluncuran layanan Air New Zealand ke Christchurch menjadi langkah yang menarik karena memberikan akses yang lebih luas ke berbagai destinasi populer di South Island sekaligus tetap terhubung dengan jaringan global Singapore Airlines,â ujarnya melalui siaran pers pada hari Jumat (31/5).
Sementara itu, Senior Vice President Marketing Planning Singapore Airlines, Dai Haoyu, mengatakan kerja sama jangka panjang antara kedua maskapai terus mendukung tingginya permintaan perjalanan antara Singapura dan Selandia Baru.
Ia menambahkan bahwa pengoperasian Airbus A380 ke Auckland mencerminkan komitmen Singapore Airlines terhadap pasar Selandia Baru sekaligus melengkapi penambahan kapasitas yang dilakukan Air New Zealand dalam jaringan bersama kedua maskapai.
Penerbangan tambahan tersebut telah tersedia untuk pemesanan dan dijadwalkan mulai beroperasi pada akhir Oktober 2026, dengan tetap menunggu persetujuan regulator terkait.
- Auckland
- Transportasi Udara
- Industri Penerbangan
- Bandara Changi
- Singapore Airlines
- Singapura
- maskapai penerbangan
- Selandia Baru
- air new zealand
- Pariwisata Internasional
- Christchurch
- Airbus A380
- Boeing 787
- Konektivitas Global
- South Island
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
STB dan TransNusa Tawarkan Promo Penerbangan dan Fly-Cruise untuk Wisatawan Indonesia ke Singapura
-
Flu Burung Mematikan Diprediksi Menjalar di New Zealand dalam Hitungan Bulan
-
Penetapan Titik Penjemputan Jamaah Haji Asal Situbondo
-
IHSG Hari Ini Melemah, Aksi Jual Investor Dipicu Panasnya Situasi Geopolitik
-
Urban Farming di Halaman Kantor Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 8,5 Kg Kangkung
-
Mengapa WN Selandia Baru yang Jadi Tersangka Tidak Ditahan Polisi? Ternyata Ini Alasannya
-
Ikan Sapu-Sapu Membludak di Kali Olimo, KPKP Jakarta Barat Langsung Gelar Operasi Penangkapan.
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.