Pasar Banto Bukittinggi Akan Dimanfaatkan Lagi, Pemkot Mulai Amankan Aset.
📅 Jumat, 29 Mei 2026, 13:50 WIB | Oleh: Yebdi TrismarPemerintah Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, mengamankan aset Pasar Banto yang terbengkalai selama ini sehingga nantinya dapat dimanfaatkan lebih optimal.
"Tahap awal aset itu akan kita amankan dengan pemagaran pekan depan. Langkah dilakukan agar pemerintah dapat kembali menguasai aset milik negara sebelum nantinya dimanfaatkan secara optimal,” kata Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatis di Bukittinggi, Kamis.
Menurut dia, pihaknya tidak hanya melakukan pemagaran, tetapi juga telah mengutus sejumlah staf untuk berdialog dengan PT Citicon yang merupakan pihak ketiga pengelola Pasar Banto selama ini.
Dia mengatakan pengambilalihan aset tersebut menjadi langkah strategis untuk menyelesaikan persoalan piutang yang terjadi pada masa lalu.
"Pemkot Bukittinggi juga sedang merampungkan kewajiban kepada pihak PT Citicon dengan nilai sekitar tujuh miliar," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menilai pemagaran kawasan pasar penting dilakukan agar aset strategis milik pemerintah daerah tidak terbengkalai dan memiliki kepastian pengelolaan.
"Selain itu, langkah tersebut dilakukan untuk menepis anggapan bahwa pemerintah kota hanya menikmati hasil pembangunan tanpa memperjelas status pengelolaannya secara hukum," katanya.
Seiring agenda pengambilalihan aset, Pemkot Bukittinggi memastikan para pedagang yang selama ini beraktivitas di Pasar Banto tetap mendapat perhatian.
Pemerintah kota. juga telah menyiapkan skema penataan dan relokasi bagi para pedagang.
Dia menjelaskan mayoritas pedagang kios telah diarahkan untuk menempati kawasan Pasar Atas.
Pemkot Bukittinggi juga memberikan insentif berupa pembebasan biaya sewa selama enam bulan bagi pedagang baru yang direlokasi.
“Bagi pedagang baru yang direlokasi ke Pasar Atas kami berikan fasilitas gratis biaya sewa selama enam bulan. Sementara itu, untuk para penyedia jasa jahit, seluruhnya sudah kami fasilitasi pindah ke Pasar Putih,” ujarnya.
Sementara itu pedagang sayur-mayur diarahkan untuk mengisi lapak dan kios yang masih tersedia di kawasan Pasar Bawah.
Melalui penataan tersebut, Pemkot Bukittinggi berharap aktivitas perdagangan dan roda perekonomian masyarakat dapat berjalan lebih tertib dan optimal. Sekaligus mendorong pemanfaatan aset daerah secara maksimal bagi kepentingan masyarakat luas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!