Kementrans Kawal Investasi Raksasa di Industri Digital Batam
Rabu, 27 Mei 2026, 21:30 WIBJAKARTA â Penyiapan sumber daya manusia (SDM) unggul menjadi faktor krusial dalam mendukung realisasi investasi di sektor digital dan kecerdasan buatan (AI) yang berkembang sangat cepat.
Ketersediaan tenaga kerja dengan kemampuan teknologi, analisis data, dan adaptasi digital yang kuat akan menentukan daya tarik Indonesia di mata investor, terutama di tengah persaingan global untuk memperebutkan talenta digital berkualitas.
Di sisi lain, percepatan investasi di sektor AI tidak cukup hanya mengandalkan pembangunan infrastruktur teknologi, tetapi juga membutuhkan ekosistem pendidikan dan pelatihan yang mampu mengikuti perkembangan industri.
Tanpa kesiapan SDM yang memadai, potensi investasi digital berisiko tidak optimal karena ketergantungan pada tenaga ahli asing dan terbatasnya kapasitas inovasi dalam negeri.
Kementerian Transmigrasi (Kementrans) mendukung penyiapan sumber daya manusia (SDM) unggul untuk menunjang realisasi investasi di sektor digital dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) senilai Rp88 triliun di Batam, Kepulauan Riau.
Menteri Transmigrasi (Mentrans) M. Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan, investasi pembangunan AI Data Centre di kawasan Nongsa, Batam, dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat posisi Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital dan teknologi masa depan Indonesia.
âInvestasi harus memberikan dampak nyata bagi rakyat. Yang paling penting bukan hanya nilai investasinya, tetapi seberapa besar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat,â kata M. Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu (27/5).
Ia menegaskan bahwa pembangunan ekonomi tidak boleh hanya memberikan keuntungan investasi, tapi juga harus menghadirkan pekerjaan, kesejahteraan, dan harapan bagi masyarakat setempat.
Pihaknya pun berkomitmen mendukung penyiapan tenaga kerja yang dibutuhkan industri melalui berbagai program pelatihan peningkatan kapasitas, keterampilan, disiplin kerja, dan integritas.
âKita harus memastikan masyarakat Indonesia, khususnya generasi mudanya, mampu menjadi bagian dari transformasi ekonomi digital dunia. Karena itu, kompetensi dan integritas harus berjalan berbanding lurus,â ucap Iftitah.
Ia mengatakan, masyarakat transmigrasi bukan hanya para transmigran, tapi juga penduduk lokal yang tinggal di kawasan transmigrasi dan wilayah sekitarnya.
Jika mereka dapat terserap oleh lapangan kerja yang dihasilkan dari aktivitas investasi tersebut, maka efek penggandanya (multiplier effect) akan sangat besar, termasuk pengurangan jumlah pengangguran, peningkatan pendapatan masyarakat, hingga pengentasan kemiskinan.
Ia menyampaikan, hal tersebut merupakan wujud implementasi Pasal 33 UUD 1945 sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto, bahwa pembangunan ekonomi harus memberi manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat.
âYang menikmati hasil pembangunan tidak boleh hanya pengusaha dan investor, tetapi juga masyarakat di sekitar kawasan,â ujar Iftitah.
Ia pun mengapresiasi jajaran pemerintah Kota Batam yang dinilai berhasil membangun kepercayaan investor dan menciptakan optimisme terhadap masa depan wilayah tersebut sebagai pusat ekonomi digital nasional.
Ia menekankan bahwa transformasi ekonomi nasional membutuhkan sinergi antara investasi, infrastruktur, teknologi, dan pembangunan manusia.
âTujuan akhirnya bukan sekadar menghadirkan investasi, tetapi memastikan rakyat ikut tumbuh bersama investasi tersebut. Masyarakat harus semakin sejahtera, semakin banyak lapangan kerja tercipta, dan anak-anak muda Indonesia mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri,â imbuh Iftitah.
Berita Terkait:
-
Batam Dinilai Belum Layak Jadi Kota Ramah Anak, Kasus Kekerasan Meningkat, Rumah Aman Tak Standar
-
Lawatan Perdana, Paus Leo XIV Kunjungi Masjid Agung Aljir
-
Dari Gas Alam Cair ke Batu Bara, Cara Jepang Jaga Stabilitas Energi
-
Pramono Anung Wibowo: ASN DKI Masih WFA Usai Lebaran 2026 hingga 27 Maret
-
Peduli kepada Sesama, PP Properti Berbagi Berkah Ramadan 1447 H
-
Batam International Graffiti Festival
-
Respons Situasi di Timur Tengah, KBRI Abu Dhabi Tetapkan Siaga III
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.