Papua Barat Gandeng Investor Tiongkok, Proyek Sampah Jadi Listrik Rp5 Triliun Segera Dibahas

Selasa, 26 Mei 2026, 13:35 WIB

Pemerintah Provinsi Papua Barat menjajaki peluang kerja sama dengan investor asal Tiongkok untuk pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy (WTE) senilai sekitar 300 juta dolar AS atau lebih dari Rp5 triliun.

Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani dalam keterangan resmi yang diterima di Manokwari, Selasa, mengatakan investor menunjukkan minat serius untuk mengembangkan proyek pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).

Ket. Foto: Wakil Gubernur Papua Barat Mohamad Lakotani (kanan) melalukan pertemuan dengan tiga investor asal Tiongkok di Jakarta, Jumat (23/5). — Sumber: Antara Foto

Skema investasi tersebut dirancang agar dapat meminimalkan beban pembiayaan Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui dukungan pendanaan, teknologi, rekayasa, hingga sistem operasional dari mitra asal Tiongkok.

"Jumat (23/5) lalu saya bertemu dengan investor asal Tiongkok di Jakarta untuk membahas kerja sama pengelolaan sampah jadi energi hijau," ujarnya.

Dia menyebut pemerintah provinsi akan memberikan dukungan berupa percepatan perizinan, penyediaan lahan kurang lebih 5 hektare, serta penyediaan pasokan sampah sekitar 1.000 ton per hari sebagai bahan baku.

Sampah perkotaan nantinya diolah menjadi energi listrik yang selanjutnya dijual kepada PLN untuk didistribusikan kepada masyarakat dengan skema pembagian keuntungan antara perusahaan dan pemerintah daerah.

"Kalau soal teknis pembagian keuntungan akan dibahas lebih rinci pada tahap berikutnya sebelum tanda tangan kerja sama," jelas Lakotani.

Dia menilai proyek tersebut memiliki potensi strategis karena tidak hanya menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah perkotaan, tetapi menambah pasokan energi ramah lingkungan, dan membuka lapangan kerja.

Keuntungan lainnya yang diperoleh dari kerja sama pengelolaan sampah antar lain, mendorong transfer penggunaan teknologi dan berdampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat serta pendapatan daerah.

"Investasi dimaksud bertujuan mendukung pengelolaan sampah dan penyediaan energi ramah lingkungan di Papua Barat," kata Lakotani.

Pertemuan itu dihadiri Pimpinan Huachuang Investment, Pimpinan CITIC Construction Indonesia, Executive Director Huachuang Investment Jasmine Li, serta Penasihat Khusus Gubernur Papua Barat Tony Aditya.

Delegasi investor dari Tiongkok dijadwalkan akan melakukan kunjungan ke Manokwari pada Juni mendatang guna melanjutkan pembahasan teknis awal untuk kerja sama sekaligus peninjauan lokasi yang disediakan.

Pemerintah Provinsi Papua Barat juga berencana melakukan kunjungan lanjutan ke Beijing untuk melanjutkan pembahasan tingkat tinggi sekaligus mengeksplorasi peluang kerja sama investasi lainnya.

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.