Harga Minyak Merosot Lebih dari 5% Karena Harapan akan Kesepakatan Akhiri Perang Iran

Senin, 25 Mei 2026, 08:41 WIB

TOKYO - Harga minyak anjlok lebih dari lima persen dan pasar saham Asia sedikit naik pada Senin (25/5) pagi karena harapan akan kesepakatan untuk mengakhiri perang AS-Iran akan segera terjadi, meskipun Presiden Donald Trump meremehkan kemungkinan kesepakatan tersebut.

Pada sekitar pukul 23.00 GMT hari Minggu, harga minyak mentah Brent Laut Utara turun 5,1 persen menjadi $98,22 per barel, sementara West Texas Intermediate turun 5,2 persen menjadi $91,57 per barel sebelum sedikit pulih.

Ket. Foto: Kapal tanker minyak berlabuh di lepas pantai Selat Hormuz di dekat Bandar Abbas, Iran, Sabtu, 2 Mei 2026. — Sumber: ISNA via AP

Indeks saham Nikkei Jepang naik lebih dari 2,5 persen sekitar pukul 00.30 GMT. Sydney sedikit menguat, sementara Hong Kong dan Seoul tutup karena hari libur nasional.

Trump meredam ekspektasi akan kesepakatan untuk mengakhiri perang, dengan mengatakan dalam unggahan media sosial pada hari Minggu, telah "memberi tahu perwakilan saya untuk tidak terburu-buru mencapai kesepakatan karena waktu masih berpihak pada kita".

Konflik tersebut meletus setelah Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari, dan republik Islam itu menanggapi dengan serangan rudal dan pesawat tak berawak di seluruh wilayah tersebut.

Amerika Serikat dan Iran telah mematuhi gencatan senjata sejak 8 April sementara para mediator mendorong penyelesaian melalui negosiasi, meskipun Teheran telah memberlakukan kontrol terhadap pelayaran di Teluk dan Washington telah memblokade pelabuhan-pelabuhan Iran.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.