Harga Minyak Global Tembus $115 per Barel, Saham Asia Anjlok Seiring Eskalasi Konflik Timur Tengah

Senin, 30 Mar 2026, 09:35 WIB

TOKYO - Harga minyak global melonjak hingga lebih dari $115 saat pasar dibuka di Asia pada hari Senin (30/3), lebih dari sebulan setelah perang dimulai.

Harga patokan utama minyak AS, West Texas Intermediate (WTI), naik 3,23 persen sekitar pukul 00.15 GMT, sekali lagi melampaui $100 per barel hingga mencapai $102,86. Brent naik 2,95 persen menjadi $115,89.

Ket. Foto: — Sumber: BBC

Minggu lalu, harga minyak mencapai puncaknya di $118 per barel pada 19 Maret dan pada Jumat sore berada di bawah $112 - jauh lebih tinggi dari harga sebelum perang.

Sementara di pasar bursa, Indeks Nikkei Jepang anjlok lebih dari 5% pada perdagangan awal Senin (30/3) dan indeks Kospi Korea Selatan turun lebih dari 4 5 setelah harga minyak naik lagi tanpa ada tanda-tanda berakhirnya perang di Timur Tengah.

Ketua parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, pada hari Minggu menuduh Amerika Serikat merencanakan serangan darat meskipun secara terbuka mendorong kesepakatan melalui negosiasi, setelah kapal perang AS dengan sekitar 3.500 personel militer tiba di Timur Tengah.

Komentarnya muncul setelah lebih dari sebulan pemboman udara terhadap Iran oleh pasukan AS dan Israel, dan ketika para pemain regional utama mengadakan pembicaraan di Pakistan.

Perang telah meningkat menjadi konflik regional karena Iran membalas dengan serangan terhadap negara-negara Teluk dan jalur pelayaran Selat Hormuz, yang menyebabkan pasar energi bergejolak dan mengancam perekonomian dunia.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.