Warga Agam Lalui Material Banjir Bandang demi Bersilaturahmi Lebaran
Sabtu, 21 Mar 2026, 14:37 WIBAGAM, SUMATERA BARAT- Sejumlah warga di Nagari Maninjau, Kabupaten Agam, Sumatera Barat berupaya menjalin silaturahim pada Hari Raya Idul Fitri dengan berjalan kaki melewati ruas jalan yang dipenuhi tumpukan batu dan material sisa banjir bandang.
Warnida di Agam, Sabtu, mengaku memilih jalur alternatif berupa jalan kecil yang dipenuhi tumpukan bebatuan di sisi kiri dan kanannya agar dapat lebih cepat mencapai kediaman kerabat suaminya. Namun, di tengah perjalanan, ia bersama keluarga terpaksa berbalik arah akibat genangan air yang cukup dalam dan memanjang.
Dalam kondisi tersebut, anaknya harus menggendong bayi, sehingga mereka memutuskan kembali ke jalur utama meski waktu tempuh menjadi lebih lama.
Ia menyebutkan bahwa jembatan kecil di sekitar lokasi rumahnya telah terputus, membuat perjalanan ke rumah saudara lebih menantang. Meski demikian, tradisi silaturahim tetap dijalankan di tengah situasi pemulihan pascabencana.
âRencana mau ke rumah keluarga. Bagaimana pun dalam keadaan seperti ini, kami tetap melihat sanak saudara, meski suasana sedikit kurang semangat karena keadaan kayak gini. Semoga bisa seperti yang dulu dulu lagi,â katanya.
Ruas jalan yang dilalui Warnida bersama keluarga berada tidak jauh dari aliran sungai yang dipenuhi material batuan besar akibat bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025.
Tak jauh dari sungai, dua perempuan muda terlihat menggendong anak balita mereka saat melintasi jembatan kayu sederhana dan menyusuri tepian sungai menuju rumah kerabat.
Sementara itu, sejumlah anak usia sekolah dasar tampak mengumpulkan uang pecahan baru ke dalam tas dan saku mereka. Tradisi âmanambangâ yang menjadi kebiasaan masyarakat setempat saat Lebaran tetap berlangsung, dimana anak-anak berkeliling dari rumah ke rumah untuk memperoleh Tabungan Hari Raya (THR) dalam bentuk uang kertas baru.
Berdasarkan data Dashboard Satu Data Bencana Sumatera Barat, sebanyak 2 unit di Nagari Maninjau hanyut dan hilang, selain itu 115 unit terdampak kerusakan, dengan taksiran kerugian total mencapai Rp44,8 miliar. Ant
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Opik
Berita Terkait:
-
178 Ribu Tiket Terjual: Whoosh Menjadi Pilihan Masyarakat Bersilaturahmi Saat Lebaran
-
Pemerintah Siapkan Cadangan Pangan 2026
-
Penanganan Infrastruktur di Sidoarjo Dipercepat Menjelang Idul Fitri 1774 H
-
Jaga Pasokan Energi Lebaran: Pelaut Pertamina Patra Niaga Rayakan Idulfitri di Laut
-
Kementerian PU-BUJT Terapkan Diskon Tarif Tol 30 Persen di 29 Ruas Selama Periode Mudik Lebaran
-
Idul Fitri untuk Memperkuat Kebersamaan, Presiden Beri Ucapan Selamat
-
Jaga Stok Lebaran, Pertamina Patra Niaga Tambah 23 Juta Tabung LPG 3 Kg
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.